PENGARUH PENAMBAHAN ALIRAN DARI BAWAH KE ATAS (BOTTOM-UP) TERHADAP KARAKTERISTIK PENDINGINAN TERAS REAKTOR TRIGA 2000 BANDUNG

ABSTRAK: Panas yang dihasilkan dari reaksi fisi akan menaikkan temperatur dinding elemen bakar. Oleh karena itu fluida kerja yang berfungsi sebagai pendingin primer dalam tanki  reaktor harus dapat memindahkan panas dengan baik. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui perbandingan  unjuk kerja sistem pendinginan reaktor nuklir berbahan bakar silinder melalui perpindahan panas konveksi alamiah  dengan sistem pendinginan yang dilakukan secara konveksi paksa. Pendinginan konveksi paksa dilakukan dengan cara   menyemprotkan   fluida   pendingin   dari   bawah   teras   reaktor.   Hasilnya   menunjukkan   bahwa   unjuk   kerja  pendinginan konveksi dengan tambahan sprayer lebih baik jika dibandingkan dengan pendinginan konveksi alamiah.  al ini ditunjukkan melalui temperatur maksimum pendingin di bagian atas teras sebelum ada penyemprot  (pendinginan konveksi alamiah) 88,55  oC, setelah ditambah penyemprot (pendinginan konveksi paksa) turun  menjadi 47,35 oC. Sehingga dapat diambil kesimpulan bahwa dengan penambahan penyemprot yang dipasang di  bawah teras reaktor akan dapat memperbaiki pendinginan di dalam kanalnya dan dapat mengurangi timbulnya  gelembung.
Kata kunci: pendinginan, primer, konveksi, alamiah, paksa, teras reactor
Penulis: V. Indriati Sri Wardhani
Kode Jurnal: jpkimiadd100180

Artikel Terkait :