ANALISIS UNSUR TOKSIK DAN MAKRO-MIKRO NUTRIEN DALAM BAHAN MAKANAN DENGAN METODE ANALISIS AKTIVASI NEUTRON

ABSTRAK: Telah dilakukan penentuan kadar unsur toksik dan makro-mikro nutrien dalam bahan makanan dengan menggunakan metode analisis aktivasi neutron (AAN). Jenis cuplikan bahan makanan yang  diteliti meliputi sayuran, kacang-kacangan, bumbu dan rempah, tepung, daging dan ikan. Cuplikan dikumpulkan dari  pasar Serpong. Hasil analisis menunjukkan bahwa cuplikan bahan makanan mengandung makro nutrien dengan kadar > 1000 mg/kg, seperti : K, Ca, Mg, Na dan Cl, mikronutrien dengan kadar antara 10 hingga < 1000 mg/kg: Fe,  Mn, Zn, Se, Br, Rb, dan La, dan unsur toksik Co, Sb, Hg, As dan Cr dengan kadar kurang dari 5 mg/kg. Konsentrasi As dalam ikan, beras dan Hg dalam cabai merah dan ikan telah melebihi baku mutu yang ditetapkan pemerintah.  Konsentrasi Zn dalam beberapa cuplikan, telah melebihi nilai baku mutu. Batasan nilai ini perlu dipertimbangkan,  mengingat rata-rata asupan harian Zn masih di bawah nilai yang direkomendasikan yaitu 15 mg/hari. Kekurangan  unsur ini dapat mengganggu pertumbuhan dan metabolisme tubuh. Kadar Al dalam bahan makanan cukup tinggi  antara 10 – 500 mg/kg, logam Al termasuk logam ringan yang bersifat toksik, sehingga keberadaannya perlu  mendapat   perhatian.   Evaluasi   unsur-unsur   dibandingkan   terhadap   nilai   kecukupan   kebutuhan   harian   RDA  (Recommended Daily Acceptable). Dalam studi ini dijelaskan juga efek apabila kekurangan atau kelebihan asupan unsur tersebut bagi kesehatan.
Kata kunci: makro-mikro nutrien, unsur toksik, bahan makanan, aktivasi neutron
Penulis: Th. Rina Mulyaningsih, Istanto, Saeful Yusuf, Siti Suprapti
Kode Jurnal: jpkimiadd100179

Artikel Terkait :