PENGARUH KONSENTRASI LARUTAN GARAM DAN WAKTU FERMENTASI TERHADAP KWALITAS KECAP IKAN LELE

Abstrak: Ikan lele salah satu jenis ikan yang mempunyai kadar protein yang tinggi yaitu sekitar 20% (massa).  Ikan  lele  merupakan  salah  satu  sumber  protein  hewani  bagi  masyarakat  Indonesia  yang dapat  dimanfaatkan  dalam  aplikasi  pengetahuan  bioteknologi  pangan  salah  satunya  sebagai  bahan baku dalam pembuatan kecap.  
Penelitian pembuatan kecap dari ikan lele ini dilakukan dengan menghaluskan daging ikan kemudian  dicampur  dengan  nanas  (mengandung  enzim  bromelin)  yang  telah  dihaluskan,  dan  air dengan  perbandingan    massa(g):massa(g):volum(ml)  dengan  nilai  perbandingan  1:2:1  dan  pH  6-7 selanjutnya dieramkan dalam inkubator selama 3 hari dengan suhu 50oC. Hasil hidrolisa selanjutnya ditambah garam dengan konsentrasi 3% (massa/volume), 5% (massa/volum), 9% (massa/volum) dan bakteri asam laktat streptococcus lactis yang selanjutnya dipisahkan sehingga diperoleh filtrat kecap ikan.
Penelitian  ini  bertujuan  untuk  mengetahui  pengaruh  konsentrasi  larutan  garam  dan  waktu proses  fermentasi  larutan  garam  dengan  menganalisis  kandungan  total  nitrogen  terlarut  dan  uji organoleptik  yang  meliputi  rasa,  warna  dan  aroma  untuk  mendapatkan  produk  kecap  ikan  yang berkualitas  dan  menggunakan  metoda  analisis  varian  2  sisi  untuk  mengetahui  variabel  yang berpengaruh  terhadap  hasil  penelitian.  Berdasarkan  hasil  penelitian,  kadar  protein  yang  tertinggi  didapat pada variasi konsentrasi larutan garam 3% dan waktu hidrolisis 7 hari dengan kadar protein 17.95%.  Sedangkan  berdasarkan  uji  organoleptik  kecap  yang  dihasilkan  cukup  diterima  oleh masyarakat baik meliputi citarasa, aroma maupun warna.
Kata kunci: kecap, fermentasi,  ikan lele, streptococcus lactis, bromelin 
Penulis: Ronny Kurniawan
Kode Jurnal: jpkimiadd080164

Artikel Terkait :