PENENTUAN KADAR 8-HIDROKSI-2’-DEOKSIGUANOSIN (8-OHdG) DALAM URIN TIKUS SETELAH TERPAPAR ETANOL DAN ASAP ROKOK

ABSTRAK: Telah  dilakukan  penelitian  untuk  menentukan  kadar  8-OHdG  dalam  urin  tikus  setelah  terpapar  etanol  dan asap  rokok  selama  15  hari  dengan  KLT-Spektrofotodensitometer.  Etanol  dan  asap  rokok  yang  masuk  dalam  tubuh melalui  berbagai  metabolisme  dapat  meningkatkan  jumlah  Reactive  Oxygen  Species  (ROS),  sehingga  dapat mengakibatkan  keadaan  yang  dinamakan  stres  oksidatif.  Senyawa  8-OHdG  merupakan  hasil  dari  oksidasi  DNA dalam tubuh yang berupa nukleotida guanin oleh ROS, 8-OHdG merupakan senyawa yang larut dalam air sehingga mudah  diekskresikan  melalui  urin.  Pada  penelitian  ini,  pemaparan  etanol  dan  asap  rokok  dosis  tunggal  dan kombinasi berpengaruh terhadap kadar 8-OHdG. Kadar 8-OHdG dalam urin tikus pada kelompok kontrol; perlakuan etanol;  rokok;  dan  etanol-rokok  berturut-turut  adalah  (0,00  ±  0,00)%,  (0,33  ± 0,08)%,  (0,25  ±  0,10)%,  dan  (0,57  ± 0,27)%.   
Kata kunci: Etanol, Rokok, ROS, 8-OHdG, KLT-Spektrofotodensitomete
Penulis: Mahardika Aprilia Iflahah, Ni Made Suaniti, dan Ida Ayu Raka Astiti Asih
Kode Jurnal: jpkimiadd140553

Artikel Terkait :