PENDEKATAN SPATIAL DURBIN MODEL PADA DATA PDRB SEKTOR INDUSTRI TAHUN 2012 DI PROVINSI JAWA TIMUR

Abstract: Laju pertumbuhan ekonomi diukur berdasarkan nilai tambah yang dapat dihasilkan oleh suatu wilayah atau dikenal dengan istilah Produk Domestik Regional Bruto (PDRB). Dalam penelitian ini dilakukan pemodelan PDRB dengan menggunakan pendekatan ekonometrika spasial. Data yang digunakan adalah data PDRB sektor industri untuk Kabupaten dan Kota yang ada di Provinsi Jawa Timur sebagai peubah respon dan faktor yang mempengaruhinya yaitu nilai investasi swasta si sektor industri, jumlah tenaga kerja di sektor industri, besar pengeluaran belanja langsung, dan besar pengeluaran belanja tidak langsung sebagai peubah prediktor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat dependensi spasial dan heterogenitas spasial pada PDRB sektor industri untuk Kabupaten dan Kota di Jawa Timur. Dari analisis yang dilakukan, didapatkan hasil bahwa SDM lebih sesuai untuk memodelkan PDRB sektor industri di Jawa Timur dan   berpengaruh signifikan pada taraf nyata 5%. Dari estimasi parameter diketahui bahwa nilai investasi swasta, jumlah tenaga kerja, jumlah tenaga kerja yang terboboti, serta pengeluaran belanja tidak langsung yang terboboti  merupakan peubah yang berpengaruh nyata terhadap model pada taraf nyata 5%. Jadi,  PDRB sektor industri di suatu wilayah tersebut dipengaruhi oleh bahwa nilai investasi swasta, jumlah tenaga kerja, jumlah tenaga kerja yang terboboti,  pengeluaran belanja tidak langsung yang terboboti, dan PDRB sektor industri wilayah yang berdekatan.
Kata Kunci: PDRB, industri, ekonometrika spasial, spatial durbin model
Penulis: Elfanita Oktaviandini
Kode Jurnal: jpmatematikadd141137

Artikel Terkait :