PEMODELAN JARINGAN SYARAF TIRUAN DENGAN PEUBAH INPUT MODEL ARCH PADA DATA RETURN SAHAM UNTUK PERAMALAN VOLATILITAS

Abstract: Fluktuasi yang besar merupakan kendala yang dihadapi dalam melakukan peramalan saham dimana data berubah secara ekstrim. Sehingga model yang cocok untuk meramalkannya adalah ARCH. Selain model ARCH model Jaringan Syaraf Tiruan (JST) juga dapat dipakai sebagai alternatif model untuk melakukan peramalan. Model alternatif lainnya adalah dengan menggabungkan model JST dengan model ARCH yang disebut Neuro-ARCH. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui model terbaik antara JST dengan Neuro-ARCH dalam meramalkan volatilitas yang selanjutnya dipakai untuk menduga Value at Risk (VaR) dan capital gain. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Surya Semesta Internusa, Bakrieland Development, dan S & P 500. Pemilihan model terbaik dilakukan dengan membandingkan MSE dan MAD darimasing-masing model yang didapatkan. Model Neuro-ARCH menghasilkan nilai MSE dan MAD yang lebih kecil dibandingkan dengan model JST. Dari hasil ramalan dapat diperoleh besarnya dugaan VaR selama 5 hari kedepan untuksaham Surya Semesta Internusa, Bakrieland Development, S & P 500 berturut-turut sebesar  Rp 11.175.591, Rp 1.887.497, dan Rp 3.505.055. Hasil ramalan keuntungan dari capital gain Surya Semesta Internusa, Bakrieland Development, S & P 500berturut-turut sebesar Rp 1.074.834, Rp 8.406.435, dan Rp 1.952.313.
Kata kunci: ARCH, JST, Value at Risk, Capital Gain
Penulis: Wahyu Purnamasidhi
Kode Jurnal: jpmatematikadd130802

Artikel Terkait :