PEMODELAN AMMI DENGAN MENGGUNAKAN EMPAT INDEKS PENAMPILAN TANAMAN (IPT) UNTUK RESPON TANAMAN KEDELAI
Abstract: Additive Main effect
and Multiplicative Interaction (AMMI) adalah suatu model gabungan dari pengaruh
aditif pada analisis ragam dan pengaruh multiplikatif pada analisis komponen
utama. AMMI dapat menguji kestabilan suatu genotipe berdasarkan nilai AMMI
Stability Value (ASV) serta dengan analisis biplot dapat dilihat kespesifikan
suatu genotipe terhadap lingkungan tertentu. Metode AMMI biasanya hanya
melibatkan satu respon tanaman saja. Terdapat beberapa pendekatan yang dapat
diterapkan untuk menggabungkan beberapa respon tanaman untuk membangun suatu
respon gabungan. Model AMMI yang dapat menerangkan dan cukup untuk penduga pada
respon banyak polong isi kedelai, bobot biji kedelai, IPT1, IPT3, dan IPT4
adalah AMMI 1. Sedangkan model AMMI yang dapat menerangkan dan cukup untuk
penduga pada respon banyak cabang kedelai, dan IPT2 adalah AMMI 2. Genotipe
yang stabil di 3 lingkungan lahan asam di Lampung adalah genotipe Tgm/Anj-857.
Genotipe yang spesifik di Kebun Percobaan Natar adalah genotipe Tgm/Anj-858,
genotipe yang spesifik di Kebun Percobaan Tegineneng adalah genotipe
Tgm/Anj-862, dan genotipe yang spesifik di Kebun Percobaan Pesawaran adalah
genotipe Tgm/Anj-844. Metode penggabungan respon yang memiliki nilai Root Mean
Square Error (RMSE) terkecil dan mendekati nol adalah metode penggabungan
respon dengan pendekatan Range Equalization/IPT1.
Penulis: Citra Fudianita,
Atiek Iriany
Kode Jurnal: jpmatematikadd141088