PEMANFAATAN CENDAWAN BEAUVERIA BASSIANA DALAM MENGENDALIKAN HAMA PARAEUCOSMETUS SP. PADA TANAMAN PADI SAWAH DI KABUPATEN MINAHASA SELATAN

Abstrak: Telah dilakukan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan beberapa dosis Beauveria bassiana terhadap mortalitas hama Paraeucosmetus sp.. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan empat perlakuan yang diulang empat kali.  Perlakuan yang digunakan yaitu konsentrasi suspensi spora yang meliputi kontrol (tanpa suspensi spora cendawan), B. basiana dengan konsentrasi 106 spora/mL, B. basiana dengan konsentrasi 108 spora/mL, dan B. basiana dengan konsentrasi 1010 spora/mL. Serangga uji adalah Paraeucosmetus sp. yang diambil dari pertanaman padi di lokasi penelitian.  Jumlah serangga uji yang digunakan  sebanyak 20 ekor untuk masing-masing perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi B. bassiana terhadap hama Paraeucosmetus sp. memperlihatkan serangga uji agak lambat bergerak dan selanjutnya mengalami kematian. Pada permukaan tubuh serangga uji yang mati terlihat adanya spora yang berwarna putih menyerupai kapas terutama pada pertemuan antara kepala dan toraks, segmen antena, femur, tibia, dan pada segmen abdomen. Hari kelima tubuh serangga uji mulai mengalami mummified atau sebagian tubuhnya ditumbuhi oleh miselium yang berwana putih. Mortalitas serangga uji yang tertinggi setelah aplikasi suspensi spora cendawan B. bassiana ditemukan pada perlakuan 108 dengan tingkat mortalitas mencapai 100 %  pada hari kesembilan, diikuti dengan perlakuan 1010 mortalitas yang mencapai 100 % pada hari ke-12, dan pada perlakuan106 tingkat mortalitas mencapai 100 % pada hari ke-14. Pada kontrol belum ditemukan adanya serangga yang mati sampai pada pengamatan hari ke- 10. Pada perlakuan 108 mortalitas terjadi pada hari ke-2 setelah aplikasi yakni mencapai 1,25 % dan pada hari ke-9 mortalitas serangga uji mencapai 100 % serta tubuh serangga uji telah dipenuhi oleh miselium cendawan yang berwarna putih.
Kata kunci: Beauveria bassiana, padi, Paraeucosmetus sp.
Penulis: Susan SCA Wowiling, J Pelealu, R TD Maramis
Kode Jurnal: jpbiologidd150486

Artikel Terkait :