ALOKASI BIOMASSA PADA PADI (ORYZA SATIVA L.) LOKAL SULUT SAAT KEKURANGAN AIR
ABSTRAK: Salah satu masalah
utama yang menjadi kendala dalam produksi padi di Indonesia adalah kekurangan
air yang melanda areal persawahan sehingga menjadi suatu ancaman untuk produksi
padi. Masalah tersebut dapat diatasi dengan beberapa cara dan salah satunya
dapat dilakukan melalui strategi adaptasi. Oleh sebab itu kajian sifat tahan
kering pada padi lokal Sulawesi Utara (Sulut) perlu dilakukan, dalam upaya mendukung
tercapainya tujuan strategis tersebut. Penelitian ini dilakukan untuk
mengevaluasi sifat tahan kering pada empat varietas padi lokal Sulut (Burungan,
Superwin, Temo dan Ombong) pada fase vegetatif saat kekurangan air berdasarkan
alokasi biomassa. Setelah 14 hari perlakuan, rasio akar:tajuk pada keempat
varietas menunjukkan bahwa varietas Superwin, Temo dan Burungan yang tidak
diairi air memiliki rasio akar:tajuk yang lebih besar daripada yang diairi.
Berdasarkan alokasi biomassa, sifat tahan kering Superwin, Temo dan Ombong
lebih besar dibandingkan dengan Burungan, sehingga varietas ini potensial untuk
ditanam di daerah kekurangan air.
Penulis: Song Ai Nio, Audry
Agatha Lenak, Feky R Mantiri, Susan M Mambu, Daniel PM Ludong
Kode Jurnal: jpbiologidd150485