MODEL LINEAR GOAL PROGRAMMING UNTUK MENENTUKAN KAPASITAS TRAFIK BTS PADA SISTEM TELEKOMUNIKASI SELULER GSM

ABSTRAK: BTS (Base  Transceiver  Station)  merupakan  suatu  elemen  yang  berperan penting sebagai pemancar dan penerima sinyal. Suatu permintaan sambungan dari telepon seluler  secara  otomatis  akan  terkoneksi  ke  telepon  seluler  lainnya  jika  terdapat  kanal untuk  akses  percakapan.  Sebuah  BTS  mempunyai  kapasitas  tetap  sebesar  2.609,67 Erlang.  Jika  terjadi  kelebihan  muatan,  maka  dibutuhkan  proses  optimasi  penggunaan kapasitas trafik. Pada penelitian ini, dikaji mengenai optimasi kapasitas trafik BTS pada telekomunikasi  seluler  GSM  untuk  empat  wilayah  di  Surabaya.  Permasalahan  tersebut direpresentasikan  ke  dalam  model  matematika  berupa  preemptive  linear  goal programming.  Model  yang  dibuat  mempunyai  dua  buah  tujuan  optimasi  yang  ingin dicapai  dengan  tingkat  prioritas  Penyelesaian  model  menggunakan  metode  sequential goal  programming.    Berdasarkan  penyelesaian  model  diketahui  bahwa agar  kapasitas trafik  BTS  yang  tersedia  dapat  menampung  semua  permintaan  trafik  dari  pengguna telepon seluler maka kapasitas trafik yang harus tersedia untuk wilayah A 131,58 Erlang, untuk wilayah B 1.425,45 Erlang, untuk wilayah C 351,4 Erlang, untuk wilayah D 619,57 Erlang.  Total  kapasitas  trafik  tidak  melebihi  total  kapasitas  yang  dimiliki    BTS,  karena totalnya  berkurang  sebesar  81,67  Erlang  Penelitian  ini  menujukkan  bahwa  perubahan urutan pada tujuan optimasi tidak dianjurkan. 
Kata kunci:  BTS, trafik, preemptive linear goal programming, sequential goal programming
Penulis: Nafisa As Sofia, Wuryatmo A. Sidik dan Niken Larasati
Kode Jurnal: jpmatematikadd141045

Artikel Terkait :