METANOLISIS MINYAK KOPRA (COPRA OIL) PADA PEMBUATAN BIODIESEL SECARA KONTINYU MENGGUNAKAN TRICKLE BED REACTOR
ABSTRACT: Biodiesel adalah
salah satu energi terbarukan yang dapat mengatasi krisis energi di masa depan.
Biodiesel dibuat melalui reaksi esterifikasi asam lemak dan transesterifikasi
trigliserida. Penelitian ini mereaksikan metanol dan minyak kopra dengan
menggunakan katalis asam heterogen yaitu silika alumina yang awalnya berbentuk
powder kemudian dipeletkan. Proses dijalankan secara kontinyu dengan menggunakan Trickle Bed Reactor. Minyak dalam
fase liquid dan metanol dalam fase uap mengalir secara counter-current dalam
tumpukan bed katalis.
Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui unjuk kerja reaktor dalam
menghasilkan biodiesel dengan variabel-variabel operasi yang mempengaruhinya.
Variabel-variabel operasi yang dilakukan adalah kadar FFA dalam minyak kopra
terhadap rasio mol metanol dan minyak kopra dan kadar trigliserida dalam minyak
kopra terhadap diameter reaktor. Penelitian dilakukan dengan menggunakan dua
puluh empat (24) variasi. Kadar FFA dalam minyak kopra sebesar 0%-b, 5%-b, dan
10%-b. Rasio mol metanol dan minyak kopra yaitu 4:1, 6:1, 8:1, 10:1, dan 12:1.
Kadar trigliserida dalam minyak kopra sebesar 90%-b, 95%-b, dan 100%-b.
Diameter reaktor yang digunakan yaitu 1,5 inch, 1,25 inch, dan 1 inch.
Hasil penelitian menunjukkan yield biodiesel tertinggi sebesar 107,8%
diperoleh pada rasio mol metanol dan minyak kopra sebesar 12:1 dengan kadar FFA
10%. Kadar FAME tertinggi dalam biodiesel yaitu 99,08% dihasilkan oleh reaksi
minyak kopra yang memiliki kandungan trigliserida sebsesar 100%-b dan metanol
yang dilakukan di reaktor yang berdiameter 1,5 inch.
Penulis: Yulia Astriana
Kode Jurnal: jpkimiadd150449