MENINGKATKAN KETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING PADA MATERI REAKSI REDUKSI-OKSIDASI DI KELAS X SMA NEGERI 12 SURABAYA
Abstract: Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui peningkatan keterampilan proses sains setelah
diterapkan model pembelajaran inkuiri terbimbing pada materi reaksi
reduksi-oksidasi. Keberhasilan pembelajaran dinilai dari keterlaksanaan sintaks
model pembelajaran inkuiri terbimbing, peningkatan keterampilan proses sains
siswa, ketuntasan hasil belajar, dan respon siswa. Rancangan yang digunakan
dalam penelitian adalah “one group pretest-posttest design”. Sampel penelitian
ini adalah siswa kelas X IPA 6 SMA Negeri 12 Surabaya. Instrumen yang digunakan
meliputi lembar observasi keterlaksanaan sintaks model pembelajaran inkuiri
terbimbing, lembar soal pretest dan posttest keterampilan proses sains, lembar
pretest dan posttest hasil belajar, serta angket respon siswa. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa (1) rata-rata keterlaksanaan sintaks model pembelajaran
inkuiri terbimbing pada pertemuan I sebesar 89,0% (sangat baik); pertemuan II
sebesar 91,7% (sangat baik); dan pertemuan III sebesar 92,9%(sangat baik). (2)
Nilai pretest dan posttest keterampilan proses sains berturut-turut 1,84 dan
3,15 serta N-gain kelas X IPA 6 termasuk kategori sedang dengan nilai 0,586.
Teknik analisis yang digunakan adalah statistik nonparametrik melalui Uji
Wilcoxon menggunakan SPSS 16.0. Berdasarkan kriteria pengujian hipotesis 0,000
< 0,05 sehingga terdapat perbedaan yang signifikan terhadap nilai
keterampilan proses sains setelah penerapan model pembelajaran inkuiri
terbimbing. (3) Nilai posttest hasil belajar siswa rata-rata sebesar 3,28 dan
ketuntasan klasikal sebesar 94,1%. (4) Respon siswa terhadap penerapan model
pembelajaran inkuiri terbimbing untuk meningkatkan keterampilan proses siswa
baik karena mendapatkan nilai ≥ 61%.
Penulis: NURUL MUTROVINA, Sri
Hidayati Syarief
Kode Jurnal: jpkimiadd150343