KEEFEKTIFAN PROBLEM BASED LEARNING DAN MODEL ELICITING ACTIVITIES TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH

Abstract: Tujuan penelitian ini adalah untuk menyelidiki keefektifan model pembelajaran Model Eliciting Activities dan Problem Based Learning terhadap kemampuan pemecahan masalah dan menyelidiki ketuntasan belajar kemampuan pemecahan masalah dengan kedua model tersebut. Pengambilan sampel dilakukan dengan cluster random sampling. Kelas eksperimen diberi perlakuan dengan menerapkan model pembelajaran Model Eliciting Activities dan kelas kontrol dengan menerapkan model pembelajaran Problem Based Learning. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dengan metode dokumentasi, tes, dan observasi. Pengambilan data dilakukan dengan pemberian tes kemampuan pemecahan masalah pada akhir penelitian. Rata-rata tes kemampuan pemecahan masalah kelas eksperimen adalah 80,15 sedangkan kelas kontrol adalah 73,01. Berdasarkan hasil uji normalitas dan homogenitas data hasil tes, diperoleh bahwa data kedua sampel normal dan homogen, sehingga untuk pengujian hipotesis digunakan uji t. Dari hasil perhitungan diperoleh thitung = 2.27, sedangkan nilai ttabel = 2.00, karena thitung > ttabel maka H0 ditolak. Jadi, rata-rata kemampuan pemecahan masalah peserta didik pada kelas eksperimen lebih baik dibandingkan kelas kontrol. Berdasarkan hasil tersebut disimpulkan bahwa model pembelajaran Model Eliciting Activities dan Problem Based Learning efektif terhadap kemampuan pemecahan masalah, tetapi model pembelajaran Model Eliciting Activities lebih baik daripada Problem Based Learning.
Keywords: Effectiveness; Problem Solving Ability; Problem Based Learning; Model eliciting Activities
Penulis: Ahmad Dzulfikar, Muhammad Asikin, Putriaji Hendikawati
Kode Jurnal: jpmatematikadd120242

Artikel Terkait :