Keanekaragaman Kultivar Salak Pondoh di Banjarnegara

Abstrak: Salak pondoh (Salacca zalacca (Gaertner) Voss) merupakan tanaman asli Indonesia dengan habitat  asli  hujan  tropis.  Penelitian  ini  bertujuan  untuk  mengetahui  keanekaragaman  kultivar  salak pondoh di Kabupaten Banjarnegara dan untuk mengetahui hubungan kemiripan kultivar salak pondoh di Kabupaten Banjarnegara. Metode yang digunakan adalah metode survai eksploratif dengan teknik pengambilan  sampel  dilakukan  secara  acak  terpilih.  Karakter  morfologi  yang  diamati  sebanyak  50 karakter yaitu berupa batang, daun, bunga, buah, biji, dan duri. Sampel diambil di 5 kecamatan yaitu Madukara, Banjarmangu, Sigaluh, Pagentan dan Banjarnegara di wilayah Kabupaten Banjarnegara. Data karakter dan sifat morfologi dari tanaman salak dianalisis secara deskriptif dengan metode UPGMA.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada tujuh kultivar salak pondoh yaitu S. zalacca ‘Pondoh Nglumut’, ‘Linting’,  ‘Ketek’,  ‘Manggala’,  ‘Madu’,  ‘Pondoh  Super’,  dan  ‘Pondoh  Non  Duri’.  Salak  pondoh  yang memiliki  hubungan  kemiripan  yang  paling  dekat  yaitu  S.  zalacca  ‘Pondoh  Nglumut’  dan  ‘Super’. Sedangakan kultivar yang memiliki hubungan kemiripan paling jauh yaitu S. zalacca ‘Manggala’ dan ‘Ketek’. 
Kata kunci: Banjarnegara,  Kultivar, Morfologi, Salak pondoh, taksonomi
Penulis: Annisaurrohmah, Wiwik Herawati, dan Pudji Widodo
Kode Jurnal: jpbiologidd140935

Artikel Terkait :