KEANEKARAGAMAN JENIS KATAK DAN KODOK (ORDO ANURA) DI SEPANJANG SUNGAI OPAK PROPINSI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA
Abstract: Anura sering disebut
sebagai katak dan kodok (Iskandar, 1998). Penelitian mengenai keanekaragaman
anggota Anura di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) telah banyak dilakukan.
Penelitian tersebut sebagian besar difokuskan di lereng selatan Gunung Merapi, tetapi
beberapa penelitian juga telah dilakukan di sekitar kampus UGM dan di Sungai
Code (Eprilurahman, 2007; Eprilurahman & Kusuma, 2011; Yudha, dkk, 2013).
Wilayah DIY dialiri oleh banyak sungai, beberapa diantaranya yang banyak
dikenal, diurutkan dari barat ke timur adalah Sungai Progo,
Sungai Winongo, Sungai Code, Sungai Gajah Wong dan Sungai Opak (Anonim,
2010; Brontowiyono, 2010; Siradz et al., 2008). Sungai Opak merupakan salah
satu sungai besar di DIY yang berhulu di Gunung Merapi. Jalur utama Sungai Opak
menjadi pertemuan beberapa sungai, hal tersebut dapat diasumsikan bahwa pada
beberapa titik pertemuan merupakan area yang subur dan rimbun. Daerah yang
rimbun tersebut merupakan habitat yang baik bagi herpetofauna, terutama anggota
Anura. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keanekaragaman spesies
Anura. Pengambilan sampel disepanjang Sungai Opak dari hulu hingga hilir
menggunakan gabungan beberapa metode, yaitu VES (Visual Encounter Survey),
River bank cruising dantransek. Sampling secara umum dibagi tiga bagian, bagian
hulu, tengah dan hilir. Hasil yang diperoleh adalah 9 spesies anggota Ordo
Anura dengan 2 spesies Anura arboreal, 3 spesies Anura terrestrial dan 4
spesies Anura akuatik dan semi-akuatik. Berdasarkan hasil tersebut dapat diketahui
bahwa Sungai Opak merupakan habitat bagi banyak spesies Anura.
Penulis: Donan Satria Yudha,
Rury Erilurahman, Trijoko Trijoko, Muhammad Faisal Alawi, Asmaa’Anugerah
Tarekat
Kode Jurnal: jpbiologidd140765