KARAKTERISASI REPRODUKSI DAN NILAI HETEROSIS HASIL PERSILANGAN IKAN GURAME BASTAR DAN BLUESAFIR
ABSTRAK: Hibridisasi merupakan
salah satu alternatif
perbaikan genetis untuk
meningkatkan produksi komoditas
bernilai ekonomi. Percobaan
ini bertujuan untuk mengetahui
karakter reproduksi dan
nilai heterosis dari
hasil persilangan dua
populasi ikan gurame
(Osphronemus gouramy),
Bastar dan Bluesafir.
Persilangan dilakukan secara
resiprok (dua arah)
dengan sistem pemijahan
secara alami. Pemijahan dilakukan di kolam ukuran 3 x 3 m
dengan perbandingan 4 ♀ dan 1 ♂.
Karakterisasi reproduksi yang diamati, meliputi: fekunditas, indeks ovo
somatik, diameter telur, bobot telur, laju pembuahan (FR), laju penetasan (HR),
waktu laten menetas, masa yolk sack, panjang larva setelah yolk sack habis dan
sintasan (SR). Heterosis dihitung pada laju pembuahan, laju Penetasan dan
sintasan. Hasil menunjukan bahwa ♀ Bastar x ♂
Bluesafir memiliki nilai tertinggi
(FR) sebesar 99,15 ± 0,34 % dengan
nilai heterosis positip
sebesar 1,20 %. Untuk (SR) sebesar 92,57
± 0,40 %
dengan H sebesar
2,37 %. Pada ♀ Bluesafir
x ♂ Bastar
diperoleh nilai tertinggi
(HR) sebesar 97,95 ± 0,47 % dengan H = 0,67 %. Untuk karakter
reproduksi lainnya seperti: waktu laten penetasan, panjang larva, diameter
telur dan masa yolk sack antar pasangan
persilangan tidak menunjukan perbedaan dengan nilai masing-masing sebesar 3 ± 0
hari; 0,74 ± 0,05 cm; 11 ± 4 mg dan 9 ± 1 hari.
Penulis: Deni Radona dan Nunak
Nafiqoh
Kode Jurnal: jpbiologidd140981