EKSTRAKSI DAN STABILITAS WARNA UBI JALAR UNGU (Ipomoea batatas L.,) SEBAGAI PEWARNA ALAMI

Abstrak: Pewarna  sintetis  pada  makanan  kurang  aman  untuk  konsumen  karena  mengandung  logam berat  yang  berbahaya  bagi  kesehatan.  Oleh  sebab  itu  perlu  ditingkatkan  pencarian  alternatif sumber  pewarna  alami.  Zat  pewarna  alami  yang  berpotensi  untuk  diekstrak    adalah  antosianin dari  ubu  jalar  ungu.  Antosianin  adalah  pigmen  yang  sifatnya  polar  dan  akan  larut  dengan  baik dalam  pelarut-pelarut  polar.  Oleh  sebab  itu  dalam  penelitian  ini    dilakukan  ekstraksi  antosianin dengan  pelarut  campuran  air,  ethanol  dan  asam  asetat  dengan  perbandingan  yang  berbeda. Penelitian  ini  bertujuan  utuk  mencari  perbandingan  pelarut  (campuran  air,  ethanol  dan  asam asetat) yang tepat untuk ekstraksi antosianin dari ubi jalar ungu dan mengetahui stabilitas warna ungu  pigmen  antosianin  yang  dihasilkan.Penelitian  terdiri  dari  dua  tahap  yaitu  tahap  I  adalah ekstraksi  zat  warna  ungu  dari  ubi  jalar  ungu  dengan  pelarut  campuran  air,  ethanol  dan  asam asetat  (5:1:25;  10:1:20;  15:1:15;  20:1:10  dan  25:1:5).  Penelitian  tahap  I  ini  menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktor tunggal  dengan 3 kali ulangan, uji lanjut  yang digunakan Uji  Duncan  (DMRT).  Penelitian  tahap  II.  Stabilitas  pigmen  antosianin  ubi  jalar  ungu  terhadap  engaruh  pH,  kadar  gula,  kadar  garam,  lama  pemanasan,  suhu  pemanasan  dan  aplikasi  untuk pembuatan  jelly  karagenan  dan  agar-agar.  Hasil  penelitian  tahap  I  menunjukkan  bahwa perlakuan  terbaik  adalah  pada  perlakuan  perbandingan  air  :  asam  asetat  :  ethanol  =  5  :  1  :  25 dengan  pH  pelarut  6,80  dan  polaritas  32,77  menghasilkan  ekstrak  warna  dari  ubi  jalar  ungu (konsentrasi antosianin) tertinggi yaitu 1,3170 mg/100 gr. Hasil penelitian tahap II, menunjukkan bahwa ekstrak  warna  dari  ubi jalar ungu  lebih  stabil pada kondisi  pH  asam  dari  pada  pH  basa,  masih stabil pada kadar gula sampai 50%; kadar garam sampai 8%; terjadi penurunan stabilitas pada pemanasan sampai suhu 80ºC, namun stabil pada suhu yang lebih tinggi; terjadi penurunan stabilitas pada lama pemanasan sampai 60 menit, namun stabil pada waktu yang lebih lama, tetap stabil untuk diaplikasikan pada pembuatan jelly dan agar-agar.
Kata Kunci: Ekstraksi, antosianin, ubi jalar ungu, stabilitas warna
Penulis: Sri Winarti, Ulya Sarofa dan Dhini Anggrahini
Kode Jurnal: jpkimiadd080176

Artikel Terkait :