EKSTRAK DAUN PANDAN (Pandanus amaryllifous Roxb) SEBAGAI INHIBITOR KOROSI BAJA SS-304 DALAM LARUTAN H2SO4

ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efisiensi inhibisi dan laju korosi baja SS-304 dalam larutan H 2 SO 4 menggunakan ekstrak daun pandan (Pandanus amaryllifous Roxb) dengan metode gravimetri. Ekstrak daun pandan diperoleh melalui ekstraksi maserasi menggunakan etanol. Hasil uji fitokimia ekstrak daun pandan menunjukkan adanya kandungan senyawa-senyawa metabolit sekunder flavonoid, steroid, alkaloid, antrakuinon, dan tanin. Pada uji inhibisi korosi, dilakukan variasi konsentrasi ekstrak daun pandan dan suhu untuk mengetahui pengaruhnya terhadap efisiensi inhibisi korosi baja SS-304 dalam larutan H 2 SO 4 1 M selama 3 jam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efisiensi inhibisi meningkat dengan peningkatan konsentrasi inhibitor, yang berarti semakin menurunnya laju korosi. Efisiensi inhibisi optimum diperoleh pada konsentrasi inhibitor 0,8%, yakni 89,06% dengan laju korosi 5,15 mm/tahun. Sebaliknya, meningkatnya suhu mengakibatkan menurunnya efisiensi inhibisi, yang berarti meningkatnya laju korosi. Efisiensi terrendah diperoleh pada suhu 50 °C, yakni 11,56% dengan laju korosi 74,33 mm/tahun.
Kata Kunci: Baja SS-304, Ekstrak daun pandan, Inhibitor korosi, Media HCl
Penulis: Victor Kayadoe, Muhamad Fadli, Rahman Hasim, Mitra Tomasoa
Kode Jurnal: jpkimiadd150415

Artikel Terkait :