CROSS-LINKING PATI SAGU TERMOPLASTIK BIODEGRADABLE (MODIFIED THERMOPLASTIC STARCH/TPS) DENGAN DIFENILMETANA DIISOSIANAT (MDI) DAN MINYAK JARAK
ABSTRAK: Setiap tahun sekitar
100 juta ton plastik diproduksi dunia untuk digunakan diberbagai sektor
industri dan kira-kira sebesar itu pula sampah plastik yang dihasilkan.
Beberapa bahan yang berasal dari tumbuh-tumbuhan dapat dimanfaatkan sebagai
sumber plastik biodegradable yang dapat terurai secara alami oleh alam yaitu
beras, kentang, jagung, ubi, sagu, dll. Sagu tersedia dalam jumlah yang cukup
banyak di Indonesia dan perlu dimanfaatkan lebih optimal untuk meningkatkan
nilai tambahnya (added value). Sintesa pati sagu Termoplastik (Modified Themoplastic
Starch/TPS) pada keadaan in-situ dengan mereaksikan pati terplastisisasi dengan
Difenilmetana Diisosianat (MDI) dan minyak jarak secara bersamaan untuk
menghasilkan terbentuknya fase poliuretan prepolimer (PUP) yang lebih homogen
dilakukan untuk memperoleh plastik biodegradable yang memiliki sifat mekanis
yang kompetitif dan dapat diuraikan oleh alam. Sorbitol sebagai plasticizer
juga ditambahkan untuk memberikan efek plastisasi dan fleksibilitas plastik.
Mekanisme in-situ adalah metode baru dalam mensintesa TPS termodifikasi.
Karakterisasi yang dilakukan adalah uji sifat mekanis, sifat kimia/fisis, sifat
termal, dan biodegradability. Hasil uji mekanis menunjukkan bahwa TPS
termodifikasi dengan mekanisme in-situ mempunyai karakteristik mekanis yang
lebih baik telah dipublikasikan sebelumnya. Pada makalah ini disajikan analisa
derajat cross-link yang terjadi antara matrik pati dengan MDI dan minyak jarak
melalui uji swelling index dan gel content. Pengujian ektraksi dilakukan dengan
menggunakan pelarut toluena dan air untuk TPS 3 fractured dan non fractured.
Hasil Penelitian menunjukkan terjadinya cross-linking antara matrik pati dengan
MDI dan minyak jarak dengan derajat cross-linking diatas 90%.
Penulis: Rozanna Dewi
Kode Jurnal: jpkimiadd150414