EKSKRESI AMONIUM PADA BAKTERI PENAMBAT NITROGEN DAN PENGARUHNYA TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN

Abstrak: Bakteri  penambat  nitrogen  telah  lama  dimanfaatkan  sebagai  pupuk hayati dan terbukti berperan dalam meningkatkan pertumbuhan tanaman. Kendala yang dihadapi dalam penerapan bakteri penambat nitrogen khususnya yang tidak bersimbiosis (free living diazo-troph) sebagai pupuk hayati adalah masih rendahnya jumlah senyawa nitrogen yang dilepaskan ke lingkungan sehingga  kontribusinya dalam menyediakan senyawa nitrogen terfiksasi bagi  pertum-buhan tanaman juga rendah.  Hal ini  disebabkan  karena senyawa  nitrogen  yang difiksasi digunakan oleh sel bakteri itu sendiri dan baru dilepaskan ke lingkungan pada tahap lanjut pertumbuhan tanaman setelah sel bakteri mengalami kematian dan dekomposisi. Suatu mekanisme regulasi pe-nambatan  nitrogen  yang  berbeda  ditemukan  pada  beberapa  strain  bakteri  penambat  nitrogen  dimana amonium yang terbentuk di dalam sel sebagai hasil dari aktivitas nitrogenase tidak teraku-mulasi  di  dalam  sel  karena  diekskresikan  keluar  melalui  suatu  mekanisme  difusi  sederhana.  Fenomena  ekskresi  amonium  pada  bakteri  penambat  nitrogen  dapat  berlangsung  pada  strain  wild type  atau  dapat  diinduksi  melalui  mutasi.  Ekskresi  amonium  bisa  berlangsung  karena  terjadi penghambatan  sintesis  atau  aktivitas  enzim  yang  terlibat  di  dalam  asimilasi  amonium  yang  me-nyebabkan  amonium tidak  bisa  diasimilasi lanjut dan terakumulasi di dalam sel.  Hal ini menyebabkan  amonium  berdifusi  secara  pasif  keluar  melalui  membran  sel.  Inokulasi  tanamam  dengan bakteri mutan pengekskresi amonium pada skala laboratorium menunjukkan pengaruh yang signi-fikan  pada  pertumbuhan  tanaman  tetapi  tidak  menunjukkan  pengaruh  yang  signifikan  ketika  di-ujikan pada skala lapangan.
Kata kunci: bakteri penambat nitrogen, ekskresi amonium, pertumbuhan tanaman
Penulis: Hartono
Kode Jurnal: jpbiologidd140995

Artikel Terkait :