ANALISIS KOMPONEN UTAMA ROBUST DENGAN METODE PENDUGAAN REWEIGHTED MINIMUM COVARIANCE DETERMINANT

Abstract: Classic Principal Component Analysis (CPCA) digunakan untuk menjelaskan struktur matriks ragam-peragam melalui sejumlah kecil komponen yang tidak saling berkorelasi. Keberadaan pencilan membuat penduga klasik kurang diandalkan sehingga digunakan Robust Principal Component Analysis (ROBPCA). Metode robust yang digunakan adalah Minimum Covariance Determinant (MCD) yang memiliki kemampuan mengukur jarak sekaligus mendeteksi pencilan dengan menentukan himpunan bagian data yang menghasilkan determinan matriks ragam-peragam terkecil. Untuk meningkatkan efisiensi MCD digunakan Reweighted Minimum Covariance Determinant (RMCD), yaitu metode MCD yang ditambahi bobot wberdasarkan jarak robust pengamatan. Tujuan penelitian adalah menentukan metode yang lebih baik (CPCA atau ROBPCA). Peneliti menggunakan data Survei Sosial Ekonomi Nasional 2010-2011 Provinsi Jatim yang terdiri dari 29 kabupaten dan 9 kota, sehingga diambil 38 pengamatan. Berdasarkan analisis, ROBPCA lebih baik untuk digunakan dibandingkan CPCA, karena menghasilkan vektor rata-rata dan matriks ragam-peragam yang tangguh terhadap pencilan. Halini dilihat dari besarnya keragaman yang dapat dijelaskan oleh komponen utama terpilih serta jumlah komponen terpilih berdasarkan kriteria akar ciri ≥ 1 dan persen keragaman kumulatif.
Kata Kunci: CPCA, ROBPCA, MCD, RMCD, robust
Penulis: Nensi Pradeni, Maria Bernadetha Mitakda, Loekito Adi S
Kode Jurnal: jpmatematikadd130604

Artikel Terkait :