ANALISIS BUTIR SOAL DENGAN TEORI TES KLASIK (CLASSICAL TEST THEORY) DAN TEORI RESPONS BUTIR (ITEM RESPONSE THEORY) (Studi Kasus: Soal Ujian Olimpiade Sains Provinsi Bidang Informatika 2009)

Abstrak: Olimpiade Sains Provinsi (OSP) sangat penting untuk menumbuhkan suasana kompetitif di kalangan pelajar agar bersaing secara sehat dalam penguasaan ilmupengetahuan dan teknologi. Perangkat tes OSP harus valid, reliabel, dan terbebas dari bias. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan model IRT (Item Response Theory) dengan indikator pada teori uji klasik (Classical Test Theory) dan memilih model IRT yang sesuai untuk menggambarkan karakteristik butir soal dan kemampuan peserta ujian. Data yang digunakan adalah data dari Olimpiade Sains Provinsi bidang Informatika Tahun 2009, sebanyak 60 item pilihan ganda dengan mengambil sampel sebanyak 500 peserta. Tahapan yang dilakukan adalah pendugaan karakteristik butir soal dan kemampuan peserta, serta pemeriksaan kesesuaian model. Proses analisis dilakukan dengan menggunakan software TAP dan Bilog-MG. Berdasarkan hasil analisis, terdapat perbedaan parameter daya pembeda dan tingkat kesukaran pada metode teori uji klasik dan teori respons butir. Daya pembeda dan tingkat kesukaran pada teori uji klasik dipengaruhi oleh kemampuan kelompok sedangkan pada teori respons butir dipengaruhi oleh kemampuan individu. Berdasarkan teori uji klasik, tingkat kesukaran dari soal OSP yang diujikan tergolong sedang, dengan reliabilitas skor tes sebesar 0,910 yang menunjukkan tingkat ketepatan dan kekonsistenan peserta dalam menjawab soal sudah sangat baik. Model yang paling sesuai untuk menggambarkan butir-butir soal pada soal OSP adalah model teori respons butir tiga parameter logistik (IRT 3PL), yaitu 85% butir  soal sudah sesuai atau dapat digambarkan oleh model.
Kata kunci: Teori Respons Butir, Teori Uji Klasik, Olimpiade Sains Provinsi (OSP)
Penulis: Ida Mariati Hutabarat
Kode Jurnal: jpmatematikadd090030

Artikel Terkait :