ANALISIS ASAM AMINO PENSTIMULASI SEKRESI INSULIN DALAM BIJI KECIPIR, BIJI ASAM, DAN BIJI KELOR DENGAN HPLC

ABSTRAK: Biji-bijian  merupakan  sumber  penghasil  protein  tertinggi  jika  dibandingkan  dengan  bagian  lain  pada tanaman.  Dibandingkan  dengan  kedelai,  biji  kecipir,  biji  asam,  dan  biji  kelor  merupakan  jenis  biji-bijian  dengan kadar  protein  tinggi  yang  masih  minim  pemanfaatannya.  Protein  tersusun  dari  beberapa  asam  amino  yang  saling berikatan  membentuk polipeptida.  Beberapa  jenis  asam  amino  telah  diteliti  berperan  sebagai  penstimulasi  sekresi insulin  yaitu, arginin, alanin, fenilalanin, isoleusin, leusin, dan lisin. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui potensi kandungan asam  amino  penstimulasi  sekresi  insulin  tersebut  dalam  biji  kecipir,  biji  asam,  dan  biji  kelor. Berdasarkan  kadar total  asam amino dalam  masing-masing biji,  hasil  penelitian  menunjukkan  biji  kelor  memiliki kadar  total  asam  amino penstimulasi sekresi insulin tertinggi   yaitu  16,4%, disusul oleh biji  kecipir sebesar 16,2%, dan biji  asam  12,1%. Namun  jika  dilihat  berdasarkan  kadar  masing-masing  asam  aminonya  tersendiri,  maka  biji kecipir rata-rata memiliki kandungan asam amino tertinggi. Kadar asam amino arginin, alanin, fenilalanin, isoleusin, dan  leusin  tertinggi  ditemukan  pada  biji  kecipir,  sedangkan khusus asam  amino  lisin saja  yang kadar tertingginya ditemukan  pada biji  kelor. Sehingga  dapat  disimpulkan  bahwa  biji  kecipir  paling  berpotensi  sebagai  sumber  asam amino penstimulasi insulin dibandingkan biji kelor dan biji asam yang akan bermanfaat dalam pencegahan maupun terapi penyakit diabetes melitus.
Kata kunci: asam amino, penstimulasi sekresi insulin, biji kecipir, biji asam, biji kelor
Penulis: Dita Rizkiyanti, Ni Made Suaniti, dan Ketut Ratnayani
Kode Jurnal: jpkimiadd160049

Artikel Terkait :