AKTIVITAS ANTIOKSIDAN DAN TOKSISITAS EKSTRAK BUAH BUAS-BUAS (Premna serratifolia Linn)
ABSTRAK: Buas-buas (Premna
serratifolia Linn) merupakan salah satu tumbuhan obat yang banyak terdapat di
Indonesia. Oleh karena itu dilakukan uji fitokimia metabolit sekunder dan
aktivitas buah buas-buas (Premna serratifolia Linn). Penelitian ini bertujuan
untuk mengetahui kandungan metabolit sekunder serta aktivitas antioksidan dan
toksisitas buah buas-buas. Langkah penelitian ini meliputi maserasi dan partisi
menggunakan pelarut metanol, n-heksana dan etil asetat. Metabolit sekunder yang
diuji meliputi alkaloid, saponin, flavonoid, terpenoid, steroid, dan polifenol.
Aktivitas antioksidan secara spektrofotometri UV-Vis menggunakan metode DPPH
dan toksisitas menggunakan metode BSLT. Uji fitokimia pada ekstrak dan fraksi metanol
mengandung senyawa saponin, flavonoid, polifenol, dan terpenoid. Fraksi etil
asetat mengandung senyawa flavonoid, polifenol, dan terpenoid. Fraksi n-heksana
mengandung senyawa steroid. Antioksidan dari fraksi n-heksana, fraksi metanol,
ekstrak metanol, dan fraksi etil asetat menghasilkan nilai IC 50 masing-masing
sebesar 53,886 ppm; 39,343 ppm; 36,150 ppm; dan 10,286 ppm. Toksisitas dari
fraksi n-heksana, fraksi metanol, ekstrak metanol, dan fraksi etil asetat
menghasilkan nilai LC 50 masing-masing sebesar 38,869 ppm; 1058,033 ppm; 2225,082
ppm; dan 2458,033 ppm. Hasil pengujian menunjukkan bahwa fraksi etil asetat memiliki
aktivitas antioksidan yang sangat kuat dan fraksi n-heksana memiliki toksisitas
yang tinggi.
Penulis: Vika Veronika,
Muhamad Agus Wibowo, Harlia
Kode Jurnal: jpkimiadd160006