ADSORPSI ION LOGAM Pb2+ DAN Cu2+ OLEH BENTONIT TERAKTIVASI BASA (NaOH)

ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan adsorpsi dari bentonit yang diaktivasi dengan NaOH dalam  mengurangi  ion  Pb2+dan  ion  Cu2+ dalam  larutan.  Karakterisasi  dari  Bentonit  teraktivasi  NaOH  dilakukan dengan penentuan luas permukaan spesifik menggunakan metode adsorpsi metilen biru, penentuan jumlah situs aktif dengan  metode  titrasi  asam-basa,  dan  penentuan  basal  spacing  menggunakan  difraksi  sinar-X  (XRD).  Parameter adsorpsi  seperti  waktu  kontak,  pH,  dan  isoterm  adsorpsi  ditentukan  dengan  mengunakan metode  spektrofotometer serapan atom (SSA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentonit teraktivasi oleh NaOH memiliki luas permukaan dan  jumlah  situs  aktif  yang  lebih  tinggi  yaitu  sebesar  22,1017  (m2/g)  dan  32,8716  x  1020 atom/gram  dibandingkan dengan  bentonit  tanpa  aktivasi  yaitu  sebesar  12,6602  (m2/g)  dan  31,5847  x  1020 atom/gram  berturut-turut.  Kondisi optimal  untuk  proses  adsorpsi  Pb2+ diperoleh  waktu  kontak  dibawah  5  menit  pada  pH  3  dengan  mengikuti  pola isoterm  Langmuir  sedangkan  pada  kondisi  optimal untuk  proses  adsorpsi  ion  logam  Cu2+ diperoleh  pada  waktu kontak dibawah 5 menit dengan pH 4 dan menigkuti pola isoterm Langmuir yang berlangsung secara adsorpsi kimia. Kapasitas  adsorpsi  bentonit  teraktivasi  untuk  ion  logam  Pb2+ dan  ion  logam  Cu2+ adalah  185,50  mg/g  dan  30,00mg/g berturut-turut.
Kata kunci: Bentonit teraktivasi NaOH, Kapasitas Adsorpsi, Ion Logam  Pb2+, Ion Logam Cu2+
Penulis: Putu Aprilliana Indah Kumala Dewi, Putu Suarya, dan James Sibarani
Kode Jurnal: jpkimiadd150296

Artikel Terkait :