STRATEGI MENINGKATKAN MOTIVASI KERJA APARATUR DALAM PENYELENGGARAAN PEMERINTAHAN DI KECAMATAN NUNUKAN SELATAN KABUPATEN NUNUKAN
Abstrak: Strategi Meningkatkan
Motivasi Kerja Aparatur Dalam Penyelenggaraan Pemerintahan Di Kecamatan Nunukan
Selatan Kabupaten
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi meningkatkan
motivasi kerja aparatur dalam penyelenggaraan pemerintahan di Kecamatan Nunukan
Selatan Kabupaten Nunukan dan untuk mengetahui apa saja faktor penghambat dan
pendukung dalam menjalankan strategi
peningkatan motivasi kerja aparatur dalam penyelenggaraan pemerintahan di
Kecamatan Nunukan Selatan Kabupaten Nunukan.
Jenis penelitian yang dilakukan termasuk deskriptif kualitatif. Key
informannya yaitu Camat, informannya yaitu Sekretaris Camat dan Kasi Kecamatan
Nunukan serta informan lainnya yaitu pegawai Kecamatan Nunukan. Sedangkan
teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara dan
dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah model interaktif yang dikembangkan
oleh Miles dan Huberman.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa, sasaran camat dalam pencapaian tujuan
organisasi sudah berjalan dengan maksimal karena camat sangat tegas dalam
setiap pemasalahan yang terjadi dalam pproses pencaapaian tujuan. Camat juga melakukan evaluasi apabila dalam proses
pencapaian tujuan memiliki kendala.
Dalam pengambilan keputusan Camat juga membutuhkan masukan dan solusi dari
pegawai. Oleh karena itu keikutsertaan pegawai dapat memberikan hasil rapat.
Pada saat berkomunikasi dengan pegawai, seluruh pegawai memahami informasi yang
disampaikan oleh Camat. Proses komunikasi yang dilakukan Camat di Kecamatan
sudah efektif pegawai harus memiliki kriteria khusus agar dapat memiliki
kesempatan meningkatkan potensi dirinya, namun seluruh pegawai belum memiliki kessempatan untuk berkembang.
Kerjasama antar pegawai maupun Camat dengan seluruh pegawai di kantor Kecamatan
Nunukan Selatan berjalan dengan baik dan sudah Camat lakukan Faktor penghambat
adalah sikap pimpinan yang kurang memotivasi pegawainya. Bagaimana memotivasi
pegawainya kalau pimpinannya saja memotivasinya rendah. Jadi sikap pimppinan
jaga merupakan faktor penghambat.
Penulis: Sarina
Kode Jurnal: jpadministrasinegaradd160187