SKRINING DAN ISOLASI METABOLIT AKTIF ANTIBAKTERI KULTUR JAMUR ENDOFIT DARI TUMBUHAN Albertisia papuana Becc.
ABSTRAK: Sebanyak 15
isolat jamur endofit
berbentuk filamen telah
diisolasi dari daun
dan batang tumbuhan
Albertisia papuana Becc. (Menispermaceae). Skrining aktivitas
antibakteri dari ekstrak etil asetat kultur jamur endofit di dalam medium
cair potato dextrose broth (PDB)
tersebut dilakukan secara Thin Layer
Chromatography bioautography assay (TLC bioautography assay) yang tidak dielusi. Hasil skrining
memperlihatkan bahwa ekstrak etil asetat
dari kultur jamur endofit
Xylaria sp. DAP-KRI-5 memiliki
aktivitas antibakteri yang kuat
terhadap bakteri Staphylococcus aureus.
Isolasi senyawa aktif
antibakteri dari ekstrak
etil asetat kultur
Xylaria sp. DAP-KRI-5 melalui pendekatan
bioautography guided assay, berhasil
diidentifikasi bahwa floroglusinol adalah senyawa bioaktif antibakteri utama. Struktur
kimia dari senyawa floroglusinol diidenntifikasi berdasarkan interpretasi data
spektra UV -Vis, 1H dan 13C-NMR, GC-MS dan data terpublikasi.
Kata Kunci: TLC Bioassay,
senyawa antibakteri, Albertisia papuana Becc., jamur endofit, floroglusinol
Penulis: Ahmad Fathoni,
Muhammad Ilyas, Praptiwi, Antonius Herry Cahyana, dan Andria Agusta
Kode Jurnal: jpbiologidd130705