REGULASI EMOSI PADA PENDERITA HIV/AIDS

Abstrak: Penelitian  ini  bertujuan  untuk  mengetahui  regulasi  emosi  penderita HIV/AIDS  dan  faktor-faktor  yang  mempengaruhi  regulasi  emosi  pada penderita  HIV/AIDS.  Penelitian  ini  menggunakan  metode  kualitatif dengan  pendekatan  studi  kasus.  Teknik  pengumpulan  data menggunakan  wawancara  dan  observasi  kepada  subjek  penderita HIV/AIDS. Subjek penelitian terdiri dari dua orang penderita HIV/AIDS dengan  dua  orang  significant  person.  Hasil  penelitian  menunjukkan regulasi  emosi  dilakukan  oleh  kedua  subjek  untuk  mengatur  respon emosi dari permasalahan yang muncul setelah kedua subjek terinfeksi HIV/AIDS. Subjek pertama yang merupakan seorang wanita yang telah menikah, menggunakan  strategi regulasi emosi antecendent-focussed strategy  (cognitive  reapraissal).  Melalui  proses  regulasi  emosi  yang terdiri  dari  situation  selection,  situation  modification,  attention deployment,  cognitive  change,  dan  modulation  respon.  Faktor  yang mempengaruhi  penggunaan  regulasi  emosi  subjek  pertama  yakni harapan  akan  masa  depan  anak,  keterbukaan  (self  disclosure)  dan dukungan  sosial  (sosial  support).  Subjek  kedua  yang  merupakan  pria yang belum menikah, meregulasi emosi dengan menggunakan strategi regulasi  emosi  respon  focused  strategy  (expression  suppression) melalui proses regulasi emosi situation selection. Penggunaan strategi regulasi  emosi  ini  dipengaruhi  faktor  ketidakmampuan  membuka  diri dan  dukungan  sosial  (sosial  support).  Kesimpulan  dari  penelitian  ini adalah  kedua  subjek  meregulasi  emosi  dengan  pemilihan  strategi regulasi  emosi  yang  berbeda.  Faktor  yang  paling  mempengaruhi penggunaan  regulasi  emosi  penderita  HIV/AIDS  adalah  dukungan sosial (sosial Support). 
Kata Kunci: Pengidap HIV/AIDS, Regulasi emosi
Penulis: Mekar Duwi Indah Sari, Elli Nur Hayati
Kode Jurnal: jppsikologikepribadiandd150063

Artikel Terkait :