PENINGKATAN PERFORMA REPRODUKSI IKAN PATIN SIAM (Pangasianodon hypophthalmus) PADA MUSIM KEMARAU MELALUI INDUKSI HORMONAL

ABSTRAK: Keberhasilan proses pemijahan ikan patin siam (Pangasianodon hypophthalmus) sangat dipengaruhi oleh lingkungan. Pemijahan ikan patin siam  umumnya  terjadi  pada  musim  hujan  sedangkan  pada  musim  kemarau  sulit  ditemui  ikan  patin  siam  yang  memijah.  Penelitian  ini bertujuan untuk  meningkatkan performa  reproduksi  ikan patin  siam betina  pada  musim  kemarau  melalui injeksi hormon  pregnant  mare serum gonadotrophin(PMSG) dan human chorionic gonadotrophin(HCG). Perlakuan yang diujikan adalah A : kontrol (tanpa penyuntikan hormon), B : penyuntikan hormon PMSG 10 IU/ kg ikan+ HCG 10 IU/kg ikan dan C : penyuntikan hormon PMSG 20 IU/kg ikan + HCG 10 IU/kg ikan. Penyuntikan dilakukan dengan selang waktu dua minggu sekali sebanyak enam kali. Waktu pelaksanaan penelitian dilakukan pada  puncak  musim  kemarau  yaitu  pada  bulan  Juni  –  Oktober  2012  dengan  curah  hujan  0,20  –  14,40  mm/tahun.  Hasil  penelitian menunjukkan penyuntikan  hormon  PMSG  +  HCG  mampu  meningkatkan  performa  reproduksi  ikan patin  siam  betina.  Perlakuan terbaik ditunjukkan pada perlakuan C dengan nilai OSI (ovi somatic index), fekunditas, derajat pembuahan, derajat penetasan, dan produksi larva secara berturut-turut adalah 12,18 %; 523.000 butir/induk; 79,65%; 69,93%; dan 290.000 ekor/induk. Pada perlakuan kontrol (A) nilai OSI, fekunditas,  derajat pembuahan, derajat  penetasan, dan  produksi  larva  secara  berturut-turut adalah 6,45  %; 197.000 butir/induk; 48,55%; 35,59%; dan 34.000 ekor/induk.
Kata kunci: Ikan patin siam, reproduksi, kemarau, induksi hormon
Penulis: Evi Tahapari dan Raden Roro Sri Pudji Sinarni Dewi
Kode Jurnal: jpbiologidd130693

Artikel Terkait :