PENGEMBANGAN MODUL IPA TERPADU BERBASIS KONFLIK KOGNITIF TEMA PEREDARAN DARAH DI SMP NEGERI 6 WONOGIRI
Abstract: Sesuai KTSP
pembelajaran IPA di SMP seharusnya disajikan terpadu, namun banyak kendala
sehingga IPA dibelajarkan tidak terpadu, terpisah antara fisika dan biologi.
Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui penyiapan modul yang
dikembangkan; (2) mengetahui kualitas modul yang dikembangkan; (3) mengetahui efektivitas
modul yang dikembangkan. Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan
untuk pembuatan modul IPA terpadu berbasis konflik kognitif tema peredaran
darah. Penelitian dan pengembangan ini melalui tahap pendefinisian,
perancangan, pengembangan, dan penyebaran. Draf modul yang dikembangkan
divalidasi oleh ahli modul dan teman sejawat kemudian direvisi, diujicobakan
terbatas, kemudian diujicobakan pada 1 kelas sesungguhnya dan direvisi menjadi
modul produk akhir. Modul disebarkan ke guru IPA untuk mendapatkan respon.
Instrumen yang digunakan adalah lembar validasi modul, soal hasil belajar, dan
angket respon terhadap modul. Kualitas modul ditentukan dengan memvalidasi draf
awal modul. Data yang diperoleh berupa skor, kemudian diubah menjadi data
kualitatif skala empat. Hasil pre tes dan pos tes dianalisis dengan uji t
dengan program SPSS 19. Kesimpulan hasil penelitian dan pengembangan ini
adalah: (1) modul yang dikembangkan setelah direvisi termasuk kategori
"sangat baik" untuk kelayakan isi, bahasa, penyajian, kegrafikan,
pendekatan, dan keterpaduan; (2) modul yang dikembangkan dapat meningkatkan
hasil belajar siswa dilihat dari peningkatan rerata nilai sebelum dan sesudah
menggunakan modul.
Penulis: Suryani, Widha
Sunarno dan Soeparmi
Kode Jurnal: jppendidikandd142507