Pengaruh 6-benzylamino purine (BAP) dan 6-furfuryl amino purine (Kinetin) pada Media MS terhadap Pertumbuhan Eksplan Ujung Apikal Tanaman Jati secara In Vitro
ABSTRAK: Jati merupakan
tanaman berkayu yang mempunyai nilai ekonomis tinggi, tetapi pada saat ini
masih terdapat kekurangan pasokan jati sehingga mendorong untuk pengembangan
tanaman jati. Untuk mendukung penyediaan bahan tanaman dalam jumlah besar, maka
dilakukan perbanyakan secara in vitro.
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan respons induksi tunas dan kalus
ujung apikal tanaman jati akibat penambahan BAP dan kinetin pada media MS
secara in vitro. Penelitian dilakukan di
Labolatorium Kultur Jaringan Kebun Bibit Permanen (KBP) Dinas Pertanian dan
Kehutanan Lamongan, dengan penambahan BAP 1 ppm dan kinetin 1 ppm pada media MS
untuk pertumbuhan kalus dan tunas dari eksplan ujung apikal tanaman jati. Hasil
penelitian menunjukkan adanya respons pertumbuhan dari eksplan ujung apikal tanaman jati menjadi
kalus dan tunas. Kalus tumbuh pada hari ketiga setelah inokulasi dan tunas
tumbuh pada hari ketiga belas setelah inokulasi. Persentase pertumbuhan eksplan
pada penelitian ini sebesar 60,46%, yang terdiri atas persentase pertumbuhan
kalus sebesar 23,64%, tunas sebesar 12,79%, dan persentase eksplan yang tidak
tumbuh kalus maupun tunas sebesar 24,03%.
Kata kunci: ujung apikal
tanaman jati; 6-benzylamino purine
(BAP); 6-furfuryl amino purine (kinetin); media MS; kultur in vitro
Penulis: Farah Rossa Lina, Evie
Ratnasari, Rahmad Wahyono
Kode Jurnal: jpbiologidd130723