PEMANFAATAN DAUN BANDOTAN UNTUK PENINGKATAN PERFORMAN KARKAS DAN PENURUNAN JUMLAH KOLONI MIKROBA USUS AYAM BROILER
Abstrak: Penelitian ini
bertujuan untuk melihat
pengaruh pemberian ekstrak daun
bandotan terhadap perubahan performa karkas
dan penurunan jumlah
koloni mikroba pada
usus ayam broiler. Percobaan ini menggunakan 45
ekor doc ayam
broiler , perlakuan
baru diberikan pada
umur 25 hari. Pengujian dilakukan pada
3 kelompok, yaitu
kelompok P0: tanpa
pemberian ekstrak air
daun bandotan (kontrol); Kelompok
P1 dan P2 diberi ekstrak air daun bandotan masing-masing pada dosis 1,5 ml dan
3 ml dengan dicekokkan melalui oral selama 6 hari. Pada hari ke-7 dilakukan
pengambilan data. Dari hasil penelitian diketahui rata- rata
persentase karkas71,8% (K) ; 72,3%
(P1) ; 72,1%(P2).
Analisis sidik ragam menunjukkan bahwa persentase karkas
tidak berbeda nyata (P>0,05) dipengaruhi oleh pemberian ekstrak daun bandotan.
Sedangkan rata-rata persentase
lemak abdomen 1,6%
(kontrol); 1,5% (P1);
1,4% (P2) hasil analisis
juga tidak menunjukkan
perbedaan nyata dikarenakan
pemberian ekstrak daun
bandotan dengan nilai P>0,05. Rata-rata angka Total Plate Count (TPC)
masing-masing perlakuan adalah 8,3 x 105 CFU/ml (K) ; 7,6 X 105 CFU/ml (P1) ;
6,4 x 105 CFU/ml (P2). Walau hasil analisis sidik ragam untuk TPC tidak menunjukkan
perbedaan nyata dengan
nilai P >
0,05. tetapi dari angka
rata-rata memiliki kecendrungan menurun. Hal ini mengindikasikan daun
bandotan mempunyai potensi untuk dijadikan salah satu bahan alami untuk
menggantikan antibiotika yang berbahan baku kimia.
Penulis: Andi Novita
Kode Jurnal: jpbiologidd130532