Motilitas dan Viabilitas Spermatozoa Itik Lokal (Anas platyrhyncos) Setelah Penyimpanan dalam Medium Berbeda Dikombinasi Krioprotektan Kuning Telur Berbagai Konsentrasi
Abstrak: Tujuan penelitian
ini untuk menilai motilitas dan viabilitas
spermatozoa itik lokal (Anas platyrhyncos) setelah
penyimpanan 6 hari dalam medium penyimpanan kombinasi berbagai konsentrasi
krioprotektan kuning telur
(egg yolk /EY)
dengan tiga ekstender
berbeda Tris, PBS atau Ringer
lactat. Penelitian eksperimen ini menerapkan tiga kombianis factor sebagai
perlakuan: ekstender (Tris, PBS or
Ringer lactate), kuning telur (EY) konsentrasi 0, 5, 10, 15 atau 25% and waktu
penyimpanan (0,1,2,3,4,5,6 hari). Spermatozoa diperoleh dengan metode urut,
ejakulat atau sperma yang diperoleh di-swup up dalam ekstender, spermatozoa
hasil swimp up digunakan untuk perlakuan
dalam medium penyimpanan
sesuai perlakuan dan
dinilai motilitas dan viabilitasnya,sebelum dan
sesudah penyimpanan dalam
temperatur refrigerator (50C). Hasil
penelitian menunjukkan bahwa
motilitas dan viabilitas
spermatozoa sabgat nyata (P<0.01) berebda diantara107
perlakuan. Faktor ekstender
juga factor lama
penyimpanan secra sangat
nyata (P<0.01) mempengaruhi motilitas dan viabilitas spermatozoa perlakuan. Konsentrasi EY secara nyata (P<0.05) mempengaruhi viabilitas,
namun tidak nyata
(P>0.05) menentukan motilitasspermatozoa.
Perlakuan terbaik menghasilkan kualitas yang berpotensi yaitu motilitas tertinggi
of 46,67 ± 32,15 5 dari 10% EY dalam PBS disimpan selama 4 hari. Viabilitas
terbaik dari perlakuan 25% EY dalam PBS
pasca 4 hari disimpan, reratanya
50,00 ± 36,05 %. Disimpulkan bahwa spermatozoa penyimpanan
perlakuan protokol ini
dapat diujicobakan dalam
pembuahan buatan atau AI
artificial insemination.
Penulis: Yusni Atifah, Dadang
Mulyadi Saleh, Hendro Pramono, dan Yulia Sistina
Kode Jurnal: jpbiologidd130656