Motilitas dan Viabilitas Spermatozoa Itik Lokal (Anas platyrhynchos) Setelah Penyimpanan Refrigerator dalam Ekstender Dikombinasi Berbagai Konsentrasi Krioprotektan Gliserol
Abstrak: Nilai ekonomi itik
lokal yang makin meningkat, meningkatakn permintaan jumlah DOD dalam jangka
waktu pendek, efeknya langsung pada pengemabnagan teknologi pembuahan buatan. Spermatozoa
yang digunakan ungtuk
pembuahan buatan dapat
berasal dari bioteknologi
penyimpanan gamet, teknologi memelihara atau
memperpanjang viabilitas dan motilitas
spermatozoa. Ekstender and krioprotektan dibutuhkan
untuk memelihara motilitas dan
viabilitas spermatozoa selama
penyimpanan. Tujuan penelitian
untuk menilai motilitas dan
viabilitas spermatozoa itik lokal setelah penyimpanan 6 hari dalam 3 ekstender
berbeda (Ringer's lactate, Tris atau PBS) dikombinasi dengan 5
konsentrasi (0, 2,
4, 6, atau 8%) krioprotektan gliserol berbeda. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa motilitas
dan viabilitas secara sangat nyata (P<0.01) berbeda antar perlakuan, factor ekstender dan faktor
lama penyimpanan juga sangat nyata (P<0.01) mempengaruhi motilitas dan
viabilitas spermatozoa perlakuan. Namun,
factor konsentrasi gliserol
tidak nyata (P>0.05) mempengaruhi
motilitasdan viabilitas spermatozoa perlakuan. Perlakuan terbaik, menghasilkan persentase motilitasdan
viabilitas tertinggi dengan skor progresivitas >1, adalah gliserol 8% dalam
PBS disimpan 2 hari (75.00 ± 21.79% dan 71.67±14.43%). Protokol ini dapat
diujicobakan dalam program inseminasi buatan.
Penulis: Arie Amelia, Dadang
Mulyadi Saleh, Hendro Pramono, dan Yulia Sistina
Kode Jurnal: jpbiologidd130655