MENULIS EKSPRESIF SEBAGAI STRATEGI MEREDUKSI STRES UNTUK ANAK-ANAK KORBAN KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA (KDRT)

Abstrak: Kasus  kekerasan  dalam  rumah  tangga  (KDRT)  banyak  dialami  disemua negara,  di  Indonesia  kasus  KDRT  setiap  tahun  mengalami  peningkatan. Siapapun bisa menjadi korban dalam kasus KDRT ini, kebanyakan memang dialami  oleh  perempuan  (ibu)  dan  anak-anak  sebagai  korban  langsung maupun  tidak  langsung.  Anak-anak  sebagai  korban  KDRT  rentan mengalami  tekanan  secara  psikologis.  Menulis  merupakan  salah  satu aktivitas yang dapat mengasah kecerdasan dan sebagai wadah positif untuk menyampaikan  gagasan.  Penelitian  ini  bertujuan  untuk  mengetahui pengaruh  dari  menulis  ekspresif  dalam  membantu  anak-anak  korban kekerasan dalam rumah tangga sebagai salah satu cara menurunkan tingkat stres.  Penelitian  ini  merupakan  jenis  penelitian  kuantitatif  dengan  metode pengambilan  data  menggunakan  (pretest-posttest)  skala  tingkat  stres  dan analisa  lembar  self  monitoring.  Jumlah  subjek  dalam  penelitian  ini berjumlah  dua  orang  dengan  jenis  kelamin  perempuan.  Hasil  penelitian  ini menggambarkan  bahwa  terjadi  perubahan  tingkat  stres  antara  sebelum  dan sesudah terjadi perlakuan berupa menulis ekspresif.
Kata kunci:  Menulis  ekspresif,  stres,  anak-anak  korban  kekerasan  dalam rumah tangga
Penulis: Marieta Rahmawati  
Kode Jurnal: jppsikologikepribadiandd140095

Artikel Terkait :