MANAJEMEN NETWORKING KONSELING DI SMA

Abstrak: Tujuan  kegiatan  adalah  untuk  membantu  sekolah  mitra  dalam  menata  ulang manajemen  bimbingan  konseling  di sekolah.  Target  khusus  yang   dicapai  yaitu tersedianya disain pendampingan dalam manajemen bimbingan konseling yang efektif dan  efisien.  Model  manajemen  bimbingan  konseling  yang  digunakan  adalahnetworking.  Model  ini  dilaksanakan  sesuai  dengan  pedoman  operasional  prosedurstandar layanan BK di sekolah. Tersedianya model pembinaan keprofesian guru BKyang efektif dan berkelanjutan yang telah diverifikasi secara ilmiah. Model ini didisain dengan  berbasis  pada  prinsip-prinsip  supervisi  pendampingan,  menjamin keberlangsungan  dan  memandirikan.  Pelaksanaan  pendampingan  dilakukan komprehensif dengan melibatkan guru BK, kepala sekolah dan guru mata pelajaran. Program  pembinaan  dirancang  bersama  dan  implementasi  dan  evaluasinya  juga dilakukan  bersama-sama.  Keberlangsungan  program  dijamin  dengan  monitoring  dan evaluasi  yang  transparan  dan  terbuka  serta  dilakukan  kepala  sekolah  dan  guru  BK sendiri berdasarkan rambu-rambu yang sudah disepakati bersama. Menerapkan prinsip memandirikan. Artinya guru BK akan tetap melakukan praktik baik yang dialaminya selama proses pendampingan dan dapat menularkannya pada guru-guru BK lainnya. Dengan demikian manajemen bimbingan konseling tetap terjaga dengan baik.
Kata Kunci: manajemen, networking, konseling
Penulis: Sri Milfayetty
Kode Jurnal: jppendidikandd142502

Artikel Terkait :