KERAGAMAN SUARA KODOK PURU BESAR {Phrynoidisaspera (Gravenhorst, 1829)} ASAL JAWA BARAT
ABSTRAK: Kodok Puru Besar
(Phrynoidis aspera(Gravenhorst, 1829)} adalah katak terbesar yang mampu
beradaptasi dengan berbagai tipe habitat dan ketinggian tempat. Suara panggilan
lengkap Kodok Puru Besar belum pernah dipublikasikan sebelumnya. Untuk
mengetahui semua karakter suara kodok ini, suara lima individu jantan P. asperadirekam pada tanggal 30 Oktober 2010
(1 individu, suhu udara: 23,1°C , suhu
air: 18,1°C ) dengan menggunakan mikrofon Audio TechnicaAT875R, suara itu direkam
pada Fostex FR 2LE dalamformat WAV, dan pada tanggal 22-24 September 2011 (4
individu, suhu udara 21,0°C - 23.4°C , suhu air 21,6°C - 22.0°C ) di daerah
Curug Nangka, kaki Gunung Salak, Jawa Barat dengan menggunakan perekam PCM- 10
Sony. Kodok Puru Besar
memiliki empat jenis
suara panggilan: (1)
tipe 1, terdiri dari impuls tanpa
harmonik dengan rata-ratalebar band adalah 317,44 Hertz dan rata-rata amplitudo
adalah 40,43; (2) tipe 2, terdiri dari nada murni dengan banyak sub-harmonik,
rentangrata-rata frekuensi adalah 1420,28 Hertz dan rata-rata amplitudo adalah
42,67; (3) tipe 3, terdiri dari impuls dan nada murni dengan dua harmonik lemah
dengan lebar rata-rata band adalah 373,81 Hertz dan rata-rata amplitudo adalah
48.19, dan (4) tipe 4, terdiri dari impuls tanpa harmonik dengan rata-rata
lebar band adalah 792,62 Hertz dan rata-rata amplitudo adalah 51,01.
Berdasarkan jumlah panggilan yang direkam dari lima individu jantan dewasa asal
kaki Gunung Salak, suara panggilan tipe 4 adalah panggilan utama (panggilan
umum atau major) , tapi tiga tipe panggilan lainnya merupakan panggilan tidak
utama (panggilan minor).
Penulis: Hellen Kurniati
Kode Jurnal: jpbiologidd130677