Kemampuan Theory of Mind Anak Usia 3-5 Tahun Ditinjau dari Intensitas Interaksi dengan Saudara Kandung

Abstrak: Pada dasarnya anak-anak usia prasekolah haruslah sadar bahwa setiap individu memiliki pikiran, perasaan, keinginan, dan kondisi-kondisi mental lain yang tentu berbeda dengan dirinya. Kesadaran inilah yang dikenal dengan istilah theory of mind, dan salah faktor yang diduga dapat menstimulasi kemampuan theory of mind adalah intensitas interaksi anak dengan saudara kandungnya. Konsep dasar teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah perspektif perkembangan kognitif sosiokultural dari ahli terkemuka Lev Vygotsky. Penelitian dilakukan di tiga sekolah Taman Kanak-Kanak (TK) di Yogyakarta, dengan subjek sebanyak 31 anak usia 47-69 bulan. Pengukuran yang digunakan adalah tugas false belief, dan Skala “intensitas interaksi anak dengan saudara kandung” yang dibuat oleh peneliti. Batasan usia saudara kandung adalah usia kakak maksimal 12 tahun dan usia adik minimal 1 tahun. Analisis data menggunakan teknik analisis regresi logistik biner, dari hasil analisis diketahui bahwa nilai Wald 1,036 (p>0,05), sehingga dapat disimpulkan bahwa intensitas interaksi anak dengan saudara kandung tidak mampu memprediksi kemampuan theory of mind. Hal ini diduga adanya pengaruh dari usia saudara kandung dan adanya perbedaan cara berinteraksi anak dengan saudara kandung antara budaya Barat dan Timur, termasuk budaya di Indonesia.
Kata kunci: theory of mind, intensitas interaksi dengan saudara kandung, usia prasekolah
Penulis: Nur Azizah
Kode Jurnal: jppsikologikepribadiandd150051

Artikel Terkait :