INTERAKSI GALUR × LINGKUNGAN, POTENSI HASIL DAN STABILITAS HASIL GALUR HARAPAN KEDELAI {Glycine max (L.) Merr.} HITAM
ABSTRAK: Permintaan kedelai
{Glycine max (L.)
Merr.} berkulit biji
hitam (kedelai hitam)
dewasa ini untuk
bahan baku industri
mengalami peningkatan.
Sebanyak lima galur
harapan kedelai hitam (9837/K-D-8-185,
9837/K-D-3-185-195, W/9837-D-6-220,
9837/K-D-3-185-82 dan 9837/W-D-5-211) diuji potensi hasilnya di 18 sentra
produksi kedelai yang tersebar di Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali dan
NTB pada tahun 2004 hingga 2006. Varietas Cikuray (varietas kedelai hitam),
Wilis (varietas populer berdaya hasil tinggi) dan Burangrang (varietas berbiji
besar dan berumur
genjah) digunakan sebagai
pembanding. Rancangan percobaan
yang digunakan di
setiap lokasi penelitian adalah
rancangan acak kelompok, delapan perlakuan dengan empat ulangan. Ukuran petak
2,4 m × 4,5 m, jarak tanam 40 cm x 15 cm, dua tanaman per rumpun. Pemupukan dengan
50 kg Urea, 100 kg SP36 dan 75 kg KCl
per ha diberikan secara sebar merata sebelum tanam. Pengendalian
hama, penyakit dan
gulma dilakukan secara
optimal. Uji stabilitas
mengikuti Eberhart dan
Russell (1966) dan adaptabilitas (Finlay dan Wilkinson,
1963). Lokasi,galur dan interaksi antara galur x lokasi (G × L) nyata untuk
hasil biji. Dugaan komponen ragam lingkungan (δ2L = 0,0604) adalah paling
besar, kemudian diikuti oleh besaran ragam galat (δ2E = 0,0470), ragam galur
((δ2G = 0,0258) dan yang terkecil adalah dugaan ragam interaksi G × L yakni
sebesar δ2GL = 0,0225. Interaksi G × L yang nyata menujukkan bahwa
masing-masing galur harapan memiliki tanggap spesifik terhadap kualitas
lingkungan tertentu. Limagalur harapan mampu berproduksi antara 2,44 hingga
2,51 t/ha, atau 17% lebih tinggidibandingkan varietas kedelai hitam Cikuray
(2,03 t/ha); atau sebesar 10% lebih tinggi dibandingkan Burangrang dan lebih
tinggi 3% dibandingkan Wilis. Galur 9837/K-D-3-185-195, W/9837-D-6-220,
9837/K-D-3-185-82 dan 9837/W-D-5-211 teridentifikasi stabil. Galur
9837/K-D-3-185-195, W/9837-D-6-220, 9837/K-D-3-185-82 dan9837/W-D-5-211
berpeluang berdaya hasil tinggi dan adaptif pada sembarang lingkungan;
sebaliknya galur 9837/K-D-8-185 lebih adaptif pada lingkungan produktif.
Penulis: M Muchlish Adie, Ayda
Krisnawati dan GWA Susanto
Kode Jurnal: jpbiologidd130680