Fekunditas Udang Galah (Macrobrachium rosenbergii ) Betina Pasca Ablasi Unilateral dan Suplementasi Vitamin E pada Pakan
Abstrak: Penelitian ini
melaporkan fekunditas udang galah setelah perlakuan kombinasi dengan atau tanpa ablasi
unilateral dan suplementasi
alpha tocopherol (vit
E) dalam pakan
selama pemeliharaan 3 bulan. Eksperimen menerapkan rancangan faktorial 2
faktor ablasi unilateral dan tanpa ablasi dan faktor vit E 4 dosis 0, 200, 400,
600 IU per kg pakan, total 8 perlakuan kombinasi 2 faktor. Hasilnya menunjukkan
bahwa perlakuan berpengaruh
sangat nyata (p<0,01) terhadap
fekunditas, dan perlakuan kombinasi ablasi unilateral dan dosis vit E 200 IU
terbaik menghasilkan fekunditas
udang galah betina
perlakuan (45.228 ±
3.867 telur). Rerata fekunditas secara keseluruhan adalah kelompok ablasi vit
E dosis 0 IU = 41.835 ± 837 telur; 200 IU = 45.228 ± 3.867 telur 400 IU = 43394
± 1523 telur ; dan 600 IU = 43.718 ± 2.255 telur, hasil untuk kelompok tanpa ablasi vit E dosis 0 IU = 45.293 ± 2.899 telur, 200
IU = 44.106 ± 1.759 telur, 400 IU =
46.623 ± 2.556 telur, dan 600 IU=51.824
± 1.132 telur. Hasil analisis membuktikan bahwa
faktor ablasi secara terpisah, sangat nyata (p<0,01) mempengaruhi
fekunditas, dan faktor vit E secara terpisah,nyata (p<0,05) menentukan fekunditas
betina perlakuan. Disimpulkan
bahwa kombinasi ablasi unilateral
dan vit E efektif meningkatkan fekunditas, dan kombinasi yang menghasilkan
fekunditas optimum udang galah betina adalah ablasi unilateral dikombinasi vit
E dosis 200 IU.
Penulis: Rachmawati Nasution,
Moh. Husein Sastranegara, dan Yulia Sistina
Kode Jurnal: jpbiologidd130668