EFEK EKSTRAK ETANOL DAUN AWAR-AWAR (Ficus septica Burm.F) TERHADAP KEMAMPUAN EPITELISASI PADA TIKUS (Rattus norvegicus)

Abstrak:  Efek  Ekstrak  Etanol  Daun  Awar-Awar  (Ficus  septica  Burm.  F)  terhadap Kemampuan  Epitelisasi  pada  Tikus  (Rattus  novergicus).  Luka  adalah  suatu  bentuk  rusaknya jaringan  sel  akibat    adanya  kontak  dengan  panas,  zat  kimia  atau  radiasi.  Telah  dilakukan penelitian  efek  ekstrak  etonol  daun  awar-awar  (Ficus  septica  Burm.F)  terhadap  kemampuan epitelisasi  pada  tikus  (Rattus  novergicus)  yang  diberikan  secara  topikal  dengan  tujuan  untuk menentukan  kemampuan  epitelisasi  dari  ekstrak  etanol  daun  awar-awar  (Ficus  septica.  Burm.F) pada  tikus  (Rattus  novergicus)  putih,  Na  CMC  1%  sebagai  kontrol  negatif.  Sebanyak  12  ekor tikus putih yang dibagi dalam 4 kelompok, 1 kelompok kontrol diberikan suspensi Na CMC 1 % dan  3  kelompok  perlakuan  yang  diberikan  ekstrak  etanol  daun  awar-awar  dengan  konsentrasi 0,5%,  1%  dan  1,5  %  secara  topikal  sebanyak  2  kali  sehari.  Luka  bakar  dibuat  dengan menempelkan  logam  panas  (  1000  C  )  selama  2  detik  pada  kulit  punggung  tikus.    Pengamatan dilakukan pada hari ke 3, 7, 14 dan 15. Evaluasi luka bakar dilakukan dengan pengamatan lama waktu  penyembuhan  luka  dengan  indikator  pengecilan  diameter  luka  bakar.  Hasil  penelitian menunjukkan  bahwa  ekstrak  etanol  daun  awar-awar  pada  konsentrasi  0,5%,  1%  dan  1,5% rata-rata  enurunanya  masing-masing  2,17  cm,  2,25  cm  dan  1,68  cm.      Hasil    uji  statistik diperoleh ekstrak  etanol  daun  awar-awar    memiliki  kemampuan  epitelisasi  pada  tikus  putih    dan  pada  konsentrasi 1.5 %  sangat signifikan (p<0,05) sebagai obat untuk penyembuhan luka bakar.
Kata kunci: ekstrak etanol, daun awar-awar, epitelisasi
Penulis: Safriani Rahman, Rachmat Kosman, Iva Mukrima
Kode Jurnal: jpbiologidd130756

Artikel Terkait :