EFEK ANALGESIK EKSTRAK DAUN MAKUTADEWA (Phaleria macrocarpa) PADA MENCIT

Abstrak:  Uji  Efek  Analgesik  Ekstrak  Daun  Makutadewa  (Phaleria  Macrocarpa)  pada Mencit.  Nyeri  merupakan  gejala  yang  paling  sering  membawa  pasien  pencari  pengobatan  ke dokter.  Daun  Makutadewa  diperkirakan  memiliki  efek  analgesik  sebagai  penghilang  nyeri,  namun belum pernah dilakukan penelitian ilmiah mengenai efek tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efek analgesik ekstrak daun Makutadewa pada mencit. 36 mencit dibagi ke dalam 6  kelompok.  Kelompok  I  diberikan akuades,  kelompok  II  diberikan  suspensi aspirin  dalam  5 % pvp, kelompok III diberikan pvp 5%, kelompok IV, V, dan  VI masing-masing diberikan ekstrak daun  Makutadewa  berturut-turut  0.1  g,  0.2  g,  and  0.4  g  serbuk/20  g  BB  mencit.  Induksi  nyeri dilakukan dengan menyuntikkan asam asetat intra peritoneal  0.3 mg/gram BB,  30 menit setelah mencit  diberikan  perlakuan  oral.  Refleks  geliat  sebagai  respon  nyeri  dihitung  setiap  5  menit selama 30 menit segera setelah induksi nyeri. Jumlah refleks  geliat kemudian dianalisis statistik dengan  one  way  anove  (α = 0.05) untuk mengetahui apakah ekstrak daun Makutadewa dapat menurunkan nyeri  secara  signifikan  dibanding  akuades.  Hasil  pengamatan menunjukkan  jumlah reflek  geliat  dalam  30  menit  berkurang  secara  bermakna  pada  kelompok  ekstrak  daun Makutadewa. Perbandingan dua kelompok menunjukkan jumlah refleks geliat berbeda bermakna pada  kelompok  IV  dan  VI  dibanding  akuades.  Disimpulkan  bahwa  ekstrak  daun  Makutadewa dengan dosis 0.1 g and 0.4 g serbuk/20 g mencit memiliki efek analgesik dibanding akuades.
Kata kunci: nyeri, analgesik, ekstrak daun makuta dewa
Penulis: Yenni Yusuf, Yuliastuti dan Regina Sumastuti
Kode Jurnal: jpbiologidd130736

Artikel Terkait :