CEKAMAN OKSIDASI SEL KHAMIR Candida tropicalis YANG DIPERLAKUKAN DENGAN PARASETAMOL DAN ANTIOKSIDAN (+)-KATEKHIN
ABSTRAK: Dalam upaya untuk
menggali informasi tentang kemiripan sel khamir Candida tropicalis dan sel
mamalia dalam hal metabolisme dan tok-sisitas obat analgesik paracetamol,
dilakukan pengamatan kemampuan khamir untuk melakukan metabolisme serta cekaman
oksidasi pada sel yang diperlakukan dengan obat tersebut dan (+)-katekhin. Pada
sel mamalia, toksisitas parasetamol terutama diakibatkan oleh metabolit reaktif
yang terbentuk dari hasil metabolisme obat oleh sitokhrom P450, enzim membran
dan peroksidase, yakni enzim yang terlarut. Peneli-tian sebelumnya menunjukkan
bahwa parasetamol mengakibatkan cekaman oksidasi sedang ekstrak air panas teh
hijau dapat melindungi sel dari kerusakan oksidasi sebagian. Pada penelitian
ini dapat diamati bahwa suspensi sel atau protein ekstraselular mampu melakukan
metabo-lisme parasetamol. Hal ini menunjukkan adanya kemungkinan peran enzim
yang tidak dapat dipisahkan dari sel seperti sitokhrom P450 dan yang bebas
terlarut seperti peroksidase
dalam melakukan metablisme
parasetamol. Senyawa (+)-katekhin
pada konsentrasi 1
mg/ml tidak dapat menurunkan
tingkat peroksidasi lipid yang diakibatkan oleh 3 mg/ml parasetamol. Pada
konsentrasi 2 mg/ml, (+)-katekhin tidak men-gakibatkan kenaikan
peroksidasi lipid, namun
parasetamol 3 mg/ml
atau (+)-katekhin 0,1
mg/ml dapat meningkatkan
aktivitas enzim su-peroksida dismutase. Data ini menunjukkan
kemiripan sel khamir dengan sel mamalia dalam hal metabolisme atau toksisitas
parasetamol. Pada penelitian ini ditunjukkan bahwa (+)-katekhin sebagai salah
satu kandungan teh hijau, memiliki sifat antioksidan yang lemah sehingga konsekuensinya,
sifat prooksidannya juga lemah. Masih perlu dilakukan penelitian mengenai
hubungan toksistas dan metabolisme paraseta-mol pada khamir ini.
Penulis: Heddy Julistiono
Kode Jurnal: jpbiologidd120527