ANALISIS RAGAM GENOTIP RAPD DAN FENOTIP TRUSS MORFOMETRIK PADA TIGA POPULASI IKAN GABUS [Channastriata (Bloch, 1793)

ABSTRAK: Dalam  rangka  pengelolaan  sumber  genetik  jangka  panjang  dan  pengembangan  budidaya  untuk  kelestarian  ikan  gabus{Channastriata (Bloch,  1793)}  maka  evaluasi  sumber  daya  genetik  populasi  berdasarkan  lokasi  geografis  perlu  dilakukan.  Tujuan  penelitian  ini  adalah untuk mengidentifikasi keragaman genotip dan fenotip ikan gabus yang berasal dari Pulau Jawa, Sumatera dan Kalimantan menggunakan metode  RAPD  dan  “truss”  morfometrik.  Metode  dilakukan  dengan  mengukur  21  karakter  pada  tubuh  ikan  yang  diamati.  Hasil  yang diperoleh  memperlihatkan  bahwa ikan gabus Jawa  memiliki  persentase  polimorfisme dan  heterozigositas  yang lebih tinggi  dibandingkan populasi dari Sumatera dan Kalimantan, yaitu sebesar 83,33% dan 0,3655. Populasi Kalimantan dengan Sumatera memiliki nilai jarak  genetik paling rendah yaitu sebesar 0,1170. Sedangkan nilai jarak tertinggi adalah antara populasi Kalimantan dan Jawa yaitu sebesar 0,1908. Hubungan  interpopulasi  berdasarkan  kemiripan  pengukuran  truss  morfometrik  dari  populasi  Sumatera  dan Kalimantan  mencapai  50%. Tingkat  kemiripan  populasi  Jawa  dengan  Sumatera  dan  Kalimantan  adalah  sebesar  24,96%.  Koefisien  keragaman  fenotip  morfometrik populasi Kalimantan memiliki nilai yang lebih tinggi dibandingkan dengan populasi dari Jawa dan Sumatera.
Kata kunci: RAPD, morfometrik, ikan gabus, Channa
Penulis: Rudhy Gustiano, Tia Oktaviani, Dinar Tri Soelistyowati, Irin Iriana Kusmini, Wahyutomo dan Gleni Hasan Huwoyon
Kode Jurnal: jpbiologidd130707

Artikel Terkait :