TEORI-TEORI ADAPTASI ANTAR BUDAYA
Abstrak: Tulisan ini merupakan
sebuah literature review mengenai teori-teori
Adaptasi Antar Budaya. Teori ini termasuk
di dalam kajian
Komunikasi Antar Budaya
(KAB). Adaptasi merupakan suatu problema
yang perlu dipecahkan
ketika seseorang ataupun
sekelompok orang berkomunikasi dengan
pihak lain yang
berbeda budaya. Proses
adaptasi antar budaya merupakan proses
interaktif yang berkembang
melalui kegiatan komunikasi
individu pendatang dengan lingkungan
sosial budayanya yang
baru. Tulisan ini
menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis deskriptif.
Melalui sebuah contoh kasus, tulisan ini
menghadirkan bagaimana teori-teori
adaptasi antar budaya
tersebut diimplementasikan dalam pola
komunikasi antar budaya
sehari-hari ketika seseorang
melakukan adaptasi, terutama dari
sebuah budaya yang berbeda darinya. Di dalam tulisan ini dideskripsikan lima buah teori
adaptasi antar budaya,
yaitu Integrative Communication
Theory, Anxiety/Uncertainty
Management Theory, Uncertainty
Reduction Theory, Teori
Akulturasi dan Culture Shock,
dan Co-cultural Theory.
Teori-teori Adaptasi Antar
Budaya tersebut menjelaskan bahwa
adaptasi merupakan kolaborasi
dari usaha pendatang
dan penerimaan lingkungan setempat. Tercapainya
adaptasi antar budaya
yang maksimal adalah
ketika masing-masing
individu pendatang dan
individu budaya setempat
saling menerima budaya mereka satu sama lain.
Penulis: Lusia Savitri Setyo
Utami
Kode Jurnal: jpkomunikasidd150585