STRATIFIKASI SOSIAL DI KOMUNITAS SLOW (SURABAYA LOWRIDER)

Abstrak: Dalam sebuah komunitas tentunya telah terbentuk suatu struktur keorganisasian, dimana struktur tersebut secara tidak langsung telah menciptakan suatu status sosial bagi masing-masing anggota. Status yang telah disandang oleh salah seorang anggota komunitas akan menciptakan suatu kesenjangan dan menimbulkan jarak diantara mereka. Komunitas sepeda lowrider merupakan obyek yang akan dibahas dalam penelitian ini dimana bertujuan untuk mengetahui bagaimana strata yang terjadi pada komunitas tersebut. Teori yang digunakan dalam penelitian ini yaitu startifikasi sosial Talcott Parsons. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dan pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi non partisipan dan wawancara. Hasil dari penelitian ini adalah tercipta sebuah strata diantara anggota komunitas akibat struktur itu sendiri. Anggota yang berada di strata atas tentu sangat dominan terhadap strata bawah dan tidak heran jika hal tersebut akan mengakibatkan sebuah senioritas di dalam komunitas. Anggota komunitas yang baru bergabung di dalam setiap tindakannya harus menetapkan suatu evaluasi moral yang pantas terhadap ketua komunitas, dengan cara menaruh rasa hormat dan memandang lebih pada ketua komunitas yang notabennya memiliki wewenang pada struktur yang ada. Setiap anggota baru juga harus mentaati tradisi dalam komunitas sebagai bentuk rasa hormatnya. Maka dari itu, Perasaan amarah sudah tidak bisa terhindarkan lagi bagi para anggota baru yang dianggap tidak dominan atau lemah.
Kata Kunci: sepeda lowrider, komunitas SLOW, stratifikasi
Penulis: ARVIN ANGGA TRI W, SUGENG HARIANTO
Kode Jurnal: jpsosiologidd150547

Artikel Terkait :