SEPAKBOLA DAN POLITIK STUDI KETERLIBATAN LA MANIA DALAM PEMENANGAN KANDIDAT PEMILUKADA LAMONGAN 2010
Abstract: Penelitian ini
bertujuan untuk menjelaskan tentang sepakbola dan politik, bagaimana
keterlibatan LA Mania dalam pemilu Kada Lamongan 2010. LA Mania adalah
organisasi suporter Persela Lamongan dengan jumlah anggota yang sangat besar
yang tersebar merata diseluruh seluruh desa di Lamongan. Dengan kondisi
demikian pada setiap pemilukada, LA Mania menjadi kelompok soaial yang
diperebutkan oleh beberapa kandidat. Namun pada kenyataannya afiliasi politik LA
Mania tidak pernah lepas dari rezim elit berkuasa (Bupati Masfuk dan Fadeli).
Bahkan terkesan menjadi “mesin politik” bayangan. Penelitian ini menggunakan
teori hegemoni Gramsci yang menyatakan bahwa Hegemoni tidak menggunakan
instrumen kekerasan akan tetapi menggunakan aktor intelektual untuk memperluas
ide-ide yang dibangunnya pada masyarakat untuk memunculkan ketertundukan massa
secara aktif melalui lembaga sosial. Hegemoni bukanlah sesuatu yang dipaksakan.
Hegemoni itu harus diraih melalui upaya politis, kultural, dan intelektual,
untuk menciptakan pandangan dunia yang sama menurut masyarakat. Penelitian ini
merupakan ex post facto. Metode dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan
menggunakan pendekatan Positifistik kualitatif. Dalam upaya mengumpulkan data
untuk penelitian ini peneliti menggunakan jenis data primer, teknik observasi
dan wawancara (indepth interviuw) dengan snow ball sampling. Berdasarkan hasil
penelitian, diketahui bahwa LA Mania bukan hanya menjadi mesin politik pada
pemilukada 2010 melainkan lebih dari itu, LA mania merepresentasikan institusi
hegemonik pemerintahan daerah sejak
kepemimpinan Pak Masfuk. Melalui persela dan LA Mania, Pak Masfuk membangun
identitas baru Lamongan yang mampu mengikis isu NU- Muhamadiyah, wilayah Pantura-
Selatan dll. Hal ini juga dilakukan oleh Pak Fadeli pada pemilukada 2010.
Penulis: NIHAYATUS SAADAH
Kode Jurnal: jpsosiologidd130444