RESOLUSI KONFLIK POSO DALAM PERSPEKTIF KOMUNIKASI PENDIDIKAN BERBASIS AGAMA DAN BUDAYA

Abstrak: Tulisan ini berorientasi pada upaya dalam mewujudkan perdamaian pasca  konflik  bagi  masyarakat  yang  ada  di  Kabupaten  Poso khususnya bagi anak remaja usia sekolah. Membangun kesadaran remaja akan pentingnya perdamaian melalui semangat toleransi, saling menghargai baik dalam pluralitas agama maupun pluralitas budaya  memerlukan  proses  yang  terus  berkesinambungan baik  secara  fisik  maupun  psikis.  Untuk  memberikan  arah  dan kejelasan metodologis maka penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dalam proses eksplanasi, dengan teknik “In depth  interviewing”.  Proses  kerja  penelitian  dilakukan  dengan menggunakan  perspektif  emik,  mengutamakan  pandangan  dan pendirian  subjek  penelitian  terhadap  situasi  yang  dihadapinya. Hasil  temuan  menunjukan  bahwa  pertama,  menjadi  sangat penting, diciptakannya ruang interaksi bagi generasi muda dengan pemberian  nilai  dari  materi  terkait  dengan  pluralisme  agama dan  multikulturalisme  sebagai  stimulus  terhadap  pembangunan persepsi dan sikapnya. Kedua, upaya strategis dalam menumbuhkan kesadaran remaja usia sekolah demi terwujudnya perdamaian di Poso adalah dengan menumbuhkembangkan semangat pluralisme agama  dan  toleransi  dalam  keragaman  budaya  dimana  setiap sub  kultur  betapapun  kecilnya  harus  dihargai  dan  diberi  hak yang  sama  dengan  kultur  yang  lebih  dominan.  Ketiga,  dalam perspektif  komunikasi  pendidikan  bagi  anak  remaja,  resolusi konflik dilakukan melalui model instruksional, interaksional dan transaksional.
Kata Kunci: komunikasi, pendidikan, agama, budaya
Penulis: Muhammad Khairil
Kode Jurnal: jpperadabanislamdd120203

Artikel Terkait :