PRAKTIK PENANAMAN NILAI-NILAI KARAKTER MELALUI PEMBELAJARAN AL-QUR’AN DI PONDOK PESANTREN ROUDLOTUL QUR’AN JOMBANG
Abstrak: Pengaruh modernisasi
membawa perubahan di era globalisasi saat ini, semakin meningkatnya intelektual
masyarakat menimbulkan perubahan yang melenakan akan kesadaran mental dan
karakter anak bangsa. Pentingnya penanaman nilai-nilai karakter kepada peserta
didik dengan maraknya perilaku amoral yang dilakukan oleh kalangan pelajar saat
ini, membuat gebrakan baru tiap lembaga pendidikan untuk memberikan penanaman
nilai-nilai karakter di sekolah baik secara langsung maupun dengan hidden
curriculum. Mengingat tentang adanya kebijakan pemerintah tentang revitalisasi
mental dan membangun karakter generasi bangsa saat ini. Penelitian ini
bertujuan mengupas bagaimana sebuah praktik penanaman nilai-nilai karakter
melalui pembelajaran Al-Qur’an di Pondok Pesantren Roudlotul Qur’an Jombang.
Motode penelitian menggunakan kualitatif dengan perspektif Struktural Genetis
Pierre Bourdieu, sekaligus dengan konsep teorinya mengenai (Habitus x Modal) +
Ranah = Praktik sebagai analisa teoritik. Subjek penelitian dipilih secara
purpossive dengan pengambilan data melalui observasi dan indepth interview.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap peserta didik memiliki karakter yang
berbeda-beda setiap individu yang terbentuk dari lingkungan yang berbeda pula.
Penanaman nilai-nilai karakter kali ini dibagi kedalam berbagai tahapan yakni
tingkat Adna (awal), Ausad (lanjutan), serta A’la (tertinggi). Terbentuknya
kebiasaan (habitus) dilatar belakangi oleh ruang lingkup yang berbeda (ranah).
Pola karakter akan dilakukan berulang seperti pelanggaran pada kebiasaan
individu (merokok dan mencuri). Bentuk konkrit dari praktik penanaman
nilai-nilai karakter diawali dengan pemberian treatment sebagai training setiap
peserta didik dalam adaptasi diri yang selanjutnya kedalam internalisasi
moral/karakter melalui pembelajaran al-qur’an menurut tingkatan.
Penulis: SAIDATUD DAROINI, PAMBUDI
HANDOYO
Kode Jurnal: jpsosiologidd150560