PERANG STIGMA ANTARA SISWA IPA/IPS DI MAN LASEM

Abstrak: Adanya jurusan di jenjang sekolah menengah atas hanya menimbulkan dikotomi yang berujung pada perang stigma antara siswa IPA dan IPS. Dengan fokus penelitian pada konsep diri siswa IPA/IPS dilihat dari segi stigma.Penelitian ini menggunakan teori konsep diri dari George HebertMead yaitu I (ego), siswa  melakukan tindakan diluar definisi orang lain dan konsep Me yaitu siswa melakukan tindakan sesuai dengan definisi orang lain. Metode penelitian yang digunakan yaitu kualitatif deskriptif, dengan  pendekatan interaksionisme simbolik. Subjek penelitian yang diambil dari jurusan IPA/IPS, yang diambil secara purposive sampling. Dengan teknik pengumpulan data secara primer (wawancara dan observasi) dan sekunder (dokumentasi dan internet). Penelitian ini menunjukkan bahwa kegiatan menstigma antara IPA/IPS dapat dikategorikan menjadi 4 kategori diantaranya yaitu intelektual, moral, religi dan life style. Akan tetapi stigma siswa IPA tidak terdapat kategori religius. Dengan kategori tersebut, kebanyakan siswa lebih dominan menjadi Me dibandingkan dengan I. Sedangkan siswa yang dominan memilih 1 hanya satu dari sekian banyak stigma yang ada.
Kata Kunci: Konsep diri, Stigma, Siswa IPA – IPS
Penulis: SITI MUAWANAH, M. JACKY
Kode Jurnal: jpsosiologidd150570

Artikel Terkait :